SMPN Satu Atap 2 Kalianda Tanam Pohon Dan Terapkan Sekolah Ketahanan Pangan

Kepala Sekolah SMPN Satu Atap 2 Kalianda Saat Menanam Pohon | Foto: ranjana.id-011

ranjana.id – Lampung Selatan | Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan Sekolah Helau yang diharapkan oleh Bupati Lampung Selatan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan Sekitar sekolah, Kepala Sekolah SMPN Satu Atap 2 Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda bersama para guru dan siswa melaksanakan kegiatan penanaman sayuran dan pohon di lingkungan sekolah (22/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan konsep “Sekolah Ketahanan Pangan” yang bertujuan membangun kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan, memanfaatkan lahan sekolah secara produktif, serta menanamkan semangat kemandirian pangan sejak dini.

Berbagai jenis tanaman sayuran seperti sawi, cabai, terong, dan kangkung ditanam di area pekarangan sekolah. Selain itu, dilakukan juga penanaman pohon penghijauan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang asri, sejuk, dan sehat.

Endang Dwi Handayani Kepala SMPN Satu Atap 2 Kalianda menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar membangun Sekolah Ketahanan Pangan atau sekolah Helau dan penghijauan, namun juga sebagai sarana edukasi bagi siswa agar memahami pentingnya ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan, mampu memanfaatkan lahan yang ada, serta memahami pentingnya ketahanan pangan di kehidupan sehari-hari,” ujar Kepala Sekolah.

Para guru dan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan penanaman. Mereka bersama-sama menyiapkan media tanam, menanam bibit sayuran, hingga membersihkan area sekolah.

Selain menciptakan lingkungan hijau, program ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi sekolah lain dalam membangun budaya peduli lingkungan dan ketahanan pangan berbasis sekolah.

Dengan adanya kegiatan tersebut, SMPN Satu Atap 2 Kalianda berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, hijau, produktif, serta mendukung terbentuknya generasi muda yang cinta lingkungan dan mandiri pangan di lingkungan sekolah. (Redaksi-011)