Lampung Punya Potensi Migas Hingga 830 Juta Barel

Direktur Regional 1 Sumatera PT Pertamina EP, Muhammad Arifin | Foto : Diskominfotik Lampung

ranjana.id – Bandar Lampung | Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah prioritas dalam rencana survei seismik 2D nasional tahun 2026 yang diawasi Komisi XII DPR RI. Survei sepanjang 688,5 kilometer tersebut akan melintasi lima kabupaten di Lampung dan dua kabupaten di Sumatera Selatan dengan cakupan 35 kecamatan dan 142 desa.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Paul Ibnu Suhendra, di Bandarlampung, Jumat 20 Februari 20206, mengungkapkan Lampung memiliki potensi sumber daya minyak sekitar 830 juta barel yang masih memerlukan eksplorasi lanjutan.

“Saat ini telah dilakukan akuisisi seismik 2D sepanjang 652 kilometer untuk meningkatkan kualitas pemetaan bawah permukaan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Regional 1 Sumatera PT Pertamina EP, Muhammad Arifin, menyebut estimasi potensi oil in place di wilayah kerja Sumbagsel Area 1 mencapai 1,4 miliar barel. Survei direncanakan dimulai Juni 2026, dilanjutkan studi dan pemboran eksplorasi pada 2028.

“Tanpa eksplorasi hari ini, tidak akan ada produksi di masa depan,” ujarnya.

Jika ditemukan cadangan ekonomis, tahapan selanjutnya mencakup delineasi, penyusunan rencana pengembangan (POD), hingga target on stream awal pada 2032.

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan siap mendukung percepatan perizinan, termasuk proses PPKH, serta memastikan mitigasi risiko sosial dan lingkungan dilakukan secara transparan dan terkoordinasi. (*)