Ditegur Pengendara Karena Parkiran Meluber Ke Trotoar Dan Jalan, Malah Ngajak Berkelahi Dan Memaki Penegur

Satpam Hotel Dibilangan Jalan Diponegoro Ini Memaki Dan Mengajak Berkelahi Pengendara Yang Melintas | Foto: ranjana.id-001

ranjana.id – Bandar Lampung | Kejadian tidak mengenakan menimpa Pemimpin Redaksi (Pemred) ranjana.id saat melintas di Jalan Diponegoro. Pemred ranjana.id menerima makian dan ajakan berkelahi dari satpam Drimz Hotel yang berada di Jalan Diponegoro karena menegur parkiran yang meluber kentrotoar dan sebagian jalan, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Rifky Indrawan, Pemred ranjana.id, menjelaskan, saat melintas di Jalan Diponegoro, dari arah Tugu Adipura, terjadi kemacetan panjang hingga pertigaan Gotong Royong, sekira jam 12:30-an (11/6/2026). Menurutnya, bersamaan dengan itu, mobil PJR Polantas juga mengingatkan melalui pengeras suara untuk tidak parkir di jalan karena menimbulkan kemacetan.

“Sesampai di depan hotel itu, saya mengngingatkan satpam yang sedang mengatur parkir bahwa parkirannya melebih ke trotoar dan jalan, sehingga membuat kemacetan”, kata Rifky.

“Namun, bukannya mendapat respon baik dan permintaan maaf, salah seorang satpam berpakaian warna biru donker (yangbtidak diketahui namanya) malah berteriak dan memaki saya “anjing”. Bahkan dia mengajak saya berkelahi.” tambahnya.

Rifky menjelaskan, saat dirinya menegur ia tidak menggunakan intonasi keras, namun dibalas dengan perkataan satpam “apa urusannya”.

“Saya bilang saya bayar pajak, saya berhak lewat jalan ini dengan lancar. Situ parkir sudah luber ke trotorar dan lebihin jalan.” katanya.

“Setelah itu satpam tersebut memaki dengan kata anjing dan mengajak berkelahi”, tambah Rifky.

“Beruntung, saya lagi buru-buru, dan ada satpam lain berpakaian warna hijau hitam yang mencegah perkelahian”, pungkasnya.

Terkait dengan kejadian tersebut, Rifky menghimbau kepada pengelola Hotel Drimz untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan bertoleransi dengan pengendara lain yang melintas agar tidak menimbulkan kemacetan. Selain itu, ia menghimbau pengelola untuk mendisiplinkan satpamnya untuk lebih sopan dan paham peraturan lalu luntas.

Hingga berita ini diturunkan, ranjana.id berusaha mengkonfirmasi kejadian ini kepada pengelola Hotel Drimz melalui sambungan telepon nomor 0721261617, namun tidak diangkat. (Redaksi-005)