ranjana.id – Tangerang | Sebanyak 20.000 pekerja disektor informal Kabupaten Tangerang belum terlindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Terlebih, mereka dibidang yang sangat rentan dengan bahaya kecelakaan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Aziz Gunawan mengatakan komitmen Pemkab Tangerang dalam menuntaskan perlindungan bagi pekerja rentan. Meski banyak yang telah terdaftar, saat ini masih tersisa sekitar 20.000 pekerja disektor informal Kabupaten Tangerang yang belum terlindungi program jaminan sosial.
“Berdasarkan data profil Jamaostek Kabupaten Tangerang periode Januari-September 2026, kepesertaan jaminan sosial di Kabupaten Tangerang secara keseluruhan telah mencakup 1.082.363 pekerja. Atau setara dengan pencapaian 69,89% dari total potensi peserta,” ujarnya, Kamis 29 Oktober 2026.
Sebagai bentuk komitmen nyata, sambungnya, Pemkab Tangerang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Telah berhasil mendaftarkan dan melindungi 500.000 masyarakat miskin ekstrem atau pekerja rentan.
Dia menuturkan Pemkab Tangerang memberikan apresiasi atas penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) dari Ciputra Hospital berupa jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Khuausnya kepada 1.000 pekerja rentan
Aziz menyampaikan inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian dan panggilan kemanusiaan dari sektor swasta terhadap masyarakat pekerja dilingkungan sekitarnya. “Kedepannya semoga bisa terus bertambah perlindungannya, bukan hanya untuk 1.000 pekerja,” ucapnya.
Ia menuturkan kedepannya Pemkab Tangerang akan terus berkolaborasi bersama para rumah sakit ataupun perusahaan. Tentunya bergandengan tangan meniru langkah baik ini dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan dengan optimisme dan komitmen kita bersama, para pekerja rentan ini bisa segera dituntaskan. Bantuan CSR perlindungan ketenagakerjaan dari Ciputra Hospital ini menyasar berbagai profesi pekerja rentan di sektor informal,” ujarnya.
“Para penerima manfaat tersebut mencakup petugas keamanan (sekurity, Red), pekerja rumah tangga, pengemudi ojek online (ojol, Red), pedagang pasar, sopir. Hingga pengurus keagamaan seperti marbot masjid dan pengurus tempat ibadah lainnya,” tambahnya.
Salah satu masyarakat penerima manfaat. Nurdin, seorang petugas keamanan (security) dikawasan Citra Raya yang mewakili penerima bantuan. Dia menyampaikan rasa syukur yang luar biasa atas kepedulian yang diberikan.
“Saya berterimakasih karna bisa mendapat kesempatan ini. Manfaatnya sangat besar untuk harapan masyarakat banyak, semoga pemerintah Kabupaten Tangerang serta Ciputra Hospital bisa membantu memberikan BPJS Ketenagakerjaan lebih banyak lagi,” kata Nurdin.(*)






