APBD 2027 Disahkan, Pemkot Bekasi Kucurkan Rp27 Miliar Untuk Modal Tiga BUMD

Pengesahan APBD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2027 | Foto: Istimewa

ranjana.id – Bekasi | Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengucurkan dana penyertaan modal Rp27 miliar untuk tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Alokasi pembiayaan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi Tahun 2027.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mengesahkan rancangan anggaran tersebut pada Selasa, 27 Oktober 2026. Pengesahan anggaran di Kota Bekasi tersebut memastikan kelancaran pemberian tambahan modal usaha bagi badan usaha daerah.

PT Sinergi Patriot menerima alokasi modal sebesar Rp9,8 miliar untuk mengembangkan bisnis solar industri dan niaga. Badan usaha perbankan syariah BPRS Patriot mendapatkan kucuran modal Rp10,1 miliar dari kas pemerintah daerah.

BPRS Patriot mengalokasikan modal tersebut untuk investasi kantor, sistem IT, dan pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). PT Mitra Patriot menerima kucuran modal tujuh miliar rupiah untuk mengembangkan unit usaha impor daging kerbau.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan khusus terkait penyaluran modal bagi badan usaha daerah. Pemerintah kota menargetkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,8 triliun pada tahun anggaran 2027.

“Harapannya BUMD kinerjanya menjadi lebih baik, lebih sehat dan bermanfaat. Serta bisa menjadi nilai tambah bukan saja dari sisi keuntungan naum juga kinerja,” kata Tri dalam keterangan kepada RRI.co.id , Rabu, 28 Oktober 2026.

Tri menjelaskan alokasi anggaran belanja daerah dirancang untuk mempercepat perbaikan fasilitas publik bagi masyarakat luas. Rancangan peraturan daerah tersebut menetapkan belanja daerah Rp6,6 triliun dan target pendapatan daerah Rp6,5 triliun.

“Prioritas kita masih seputar infrastruktur kota. Bukan saja soal jalan dan jembatan, tapi juga penataan kawasan kumuh dan sekolah,” kata Tri.

Ia menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menjamin ketersediaan layanan medis dasar bagi seluruh warga masyarakat. Besaran total APBD Kota Bekasi untuk tahun anggaran 2027 diproyeksikan mencapai nilai sebesar Rp6,7 triliun.

“APBD juga akan dipergunakan untuk urusan kesehatan terutama soal defisit obat. Tahun ini kita di perubahan anggaran kita selesaikan dan dilanjutkan pada tahun 2027 mendatang,” ujar Tri.

Kucuran modal daerah diharapkan mampu mendongkrak keuntungan finansial serta memperkuat kontribusi nyata badan usaha daerah. Pemerintah kota mengawal seluruh pelaksanaan program kerja demi meningkatkan kesejahteraan hidup segenap warga Kota Bekasi. (*)