ranjana.id – Jakarta | Pemerintah akan memberikan diskon tarif transportasi umum, mulai dari kereta api, pesawat terbang, hingga angkutan laut selama masa mudik Idulfitri. Secara rinci PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari harga tiket normal.
Diskon tersebut berlaku untuk perjalanan pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. “Kami targetkan diskon 30 persen ini diperuntukkan bagi 1,2 juta penumpang,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Selasa, 10 Februari 2026.
Selain itu, pemerintah juga akan memberikan diskon tarif angkutan udara kelas ekonomi sebesar 7–18 persen untuk perjalanan domestik pada periode yang sama. Diskon tiket pesawat tersebut ditargetkan menjangkau 3,3 juta penumpang.
Untuk angkutan laut, Airlangga menyebut tarif perjalanan yang difasilitasi PT Pelni akan mendapat diskon 30 persen pada periode 11 Maret hingga 5 April. Pemerintah juga memberlakukan diskon tarif jasa kepelabuhan sebesar 100 persen bagi penumpang angkutan penyeberangan kapal feri pada 12 hingga 31 Maret.
“Adapun target diskon ini diperuntukkan bagi 945 ribu unit kendaraan. Dan 2,4 juta penumpang,” ucapnya.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar. Anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan non-APBN.
Ia berharap stimulus ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat selama periode Idulfitri. “Dengan demikian, diharapkan masyarakat sudah bisa mulai untuk memesan tiket untuk merencanakan pada hari lebaran nanti,” kata Airlangga. (*)






