Mentan Klaim Cadangan Pangan Nasional Kuat Hadapi Ketidakpastian Global

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman | Foto : Kementan

ranjana.id – Jakarta | Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, langkah antisipatif telah disiapkan sejak awal kebijakan dalam menghadapi ketidakpastian global saat ini. Kebijakan tersebut mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Sejak awal, Presiden menekankan swasembada dan penguatan cadangan pangan. Arahan itu menjadi dasar seluruh strategi kami,” kata Amran dalam keterangan tertulis, Kamis, 16 April 2026.

Langkah ini dinilai strategis dalam menghadapi ketidakpastian global yang terus meningkat. Pemerintah menekankan pentingnya kesiapan menghadapi berbagai skenario krisis pangan.

Menurutnya, posisi cadangan saat ini mencerminkan kesiapan nasional yang semakin kuat. Indonesia dinilai siap menghadapi tekanan global dari sisi ketersediaan pangan.

“Cadangan kita 4,7 juta ton dan terus menuju 5 juta ton. Angka ini menunjukkan kesiapan kita menghadapi berbagai kemungkinan,” kata Amran.

Dengan kondisi tersebut, kebutuhan pangan dipastikan aman hingga sebelas bulan ke depan. Hal ini menjadi indikator kuatnya sistem ketahanan pangan nasional.

Kementerian Pertanian mencatat dinamika global menuntut kemandirian pangan yang berkelanjutan. Ketergantungan pada impor dinilai sebagai kelemahan struktural yang harus dihindari.

“Dunia dihadapkan ketidakpastian akibat konflik dan kebijakan ekspor negara lain. Kondisi ini menuntut setiap negara memperkuat produksinya,” ujarnya.

Produksi dalam negeri harus diperkuat dengan cadangan yang mencukupi. Upaya ini menjadi fondasi utama menjaga stabilitas pangan nasional.

Terkait inisiatif Rusia, pemerintah menilai kerja sama pangan global tetap penting. Kolaborasi dinilai mampu meredam dampak krisis yang meluas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia berada pada posisi strategis dalam menjaga stabilitas pangan kawasan. Peran ini sejalan dengan status sebagai negara berkembang utama.

“Tidak ada bangsa merdeka jika pangan bergantung negara lain. Kemandirian adalah kunci menjaga kedaulatan bangsa,” kata Presiden Prabowo.

Cadangan Beras Pemerintah mencapai 4,7 juta ton dan menjadi rekor nasional. Capaian ini terjadi saat banyak negara mewaspadai krisis pangan global. (*)