Kapal Malaysia Diizinkan Iran Lewati Hormuz Tanpa Biaya

Kapal Tanker | Foto : Istimewa

ranjana.id – Kuala Lumpur | Iran memberikan jaminan keamanan bagi kapal-kapal Malaysia yang akan melintasi Selat Hormuz. Setidaknya tujuh kapal Malaysia dijadwalkan berlayar beberapa hari ke depan setelah berada di Teluk Persia dan menunggu izin melintas.

Duta Besar Iran untuk Malaysia, Valiollah Mohammadi Nasrabadi menyatakan, Malaysia merupakan negara sahabat. Ia menambahkan, kapal-kapal Malaysia diizinkan melintas tanpa masalah dan tanpa dikenakan biaya.

“Kami telah mempertimbangkan hal ini, dan insyaAllah mereka akan melintas. Tidak ada masalah karena Malaysia adalah negara sahabat, dan negara sahabat dapat menggunakan selat ini,” katanya, dikutip dari New Straits Times, Rabu, 1 April 2026.

Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Mohamad Hasan, sebelumnya mengonfirmasi keberadaan tujuh kapal tersebut. Kapal-kapal itu terdiri dari milik Petronas, MISC, Sapura Energy, dan Shapadu, dengan empat di antaranya dilaporkan membawa muatan minyak mentah.

Kapal-kapal tersebut tidak ditahan, tetapi hanya menunggu waktu yang aman untuk melanjutkan perjalanan. Pembatasan transit di Selat Hormuz terjadi setelah serangan oleh Amerika Serikat dan Israel, yang mendorong Iran membatasi akses.

Meski demikian, Iran menegaskan selat tersebut tidak ditutup sepenuhnya dan tetap dibuka bagi negara-negara yang dianggap bersahabat. Sementara itu, negara yang terlibat dalam serangan terhadap Iran dibatasi aksesnya.

Iran menyebut langkah ini sesuai dengan hukum internasional. Iran juga menekankan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur penting yang biasanya dilalui sekitar seperlima pasokan minyak global.

Pembatasan tersebut turut menyebabkan kenaikan harga bahan bakar dunia. Iran juga menyatakan selama puluhan tahun tidak pernah menutup selat tersebut karena mempertimbangkan dampak terhadap ekonomi global. (*)