Empat Astronaut Artemis II Kembali Ke Bumi Dengan Selamat

Empat Astronaut Artemis II | Foto : NASA

ranjana.id – Houston | Empat astronaut misi Artemis II telah kembali ke Johnson Space Center di Houston. Mereka sukses menyelesaikan misi mengelilingi Bulan selama 10 hari menggunakan Kapsul Orion.

Kepulangan ini menandai berakhirnya penerbangan uji berawak pertama dalam program Artemis. Dalam sambutannya, Komandan Misi Reid Wiseman menyatakan kebahagiannnya dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.

“Tak seorang pun di sini yang akan pernah tahu apa yang baru saja kita alami berempat. Itu adalah hal paling istimewa yang pernah terjadi dalam hidupku,” kata Wiseman dalam konferensi pers NASA’s Artemis II Crew Return to Houston, Sabtu, 11 April 2026.

Spesialis Misi Christina Koch menceritakan, perjalanan dimulai setelah Manajer misi, Sean Duvall, mengetuk pintu kamarnya di crew quarters. “Christina, kita siap untuk peluncuran. Bangun,” ucap Koch.

Astronaut Kanada Jeremy Hansen juga mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan misi Artemis II yang tengah dijalani bersama rekan-rekannya. “Saya rasa orang-orang tidak pernah benar-benar memahami sepenuhnya betapa baiknya dukungan dan pelatihan yang kami terima,” kata Hansen.

Sang Pilot, Victor Glover, juga turut mengutarakan rasa Syukur yang baginya tak terhingga. Ia menilai, apa yang mereka lihat, lakukan, serta kebersamaan dengan rekan satu tim jauh melampaui tantangan perjalanan tersebut.

“Ketika ini dimulai pada tanggal 3 April, saya ingin mengucap syukur kepada Tuhan di hadapan umum. Rasa syukur ini terlalu besar untuk hanya dirasakan oleh satu orang saja,” ujar Glover.

Sebelumnya, Artemis II diluncurkan pada 1 April dari Kennedy Space Center Launch Complex 39B. Selama di luar angkasa, mereka mencatat rekor penerbangan manusia dengan jarak terjauh mencapai 252.756 mil dari Bumi.

Mereka juga melintasi jarak terdekat sekitar 4.067 mil di atas permukaan Bulan dalam manuver flyby yang menjadi inti misi. Misi Artemis II berakhir dengan pendaratan (splashdown) di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, pada 10 April 2026. (*)