ranjana.id – Melbourne | Jorge Martin dipastikan absen pada balapan utama MotoGP Australia setelah mengalami patah tulang lengan bawah. Kecelakaan berkecepatan tinggi saat Sprint membuat peluang pembalap Aprilia tersebut untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia semakin berat.
Aprilia mengumumkan Martin mengalami patah tulang radius berdasarkan hasil pemeriksaan awal di pusat medis sirkuit. Pemeriksaan dilakukan setelah pembalap Spanyol itu terjatuh dalam balapan Sprint di Phillip Island, Sabtu, 23 Oktober 2026.
Hasil rontgen juga mengindikasikan kemungkinan patah tulang ulna di bagian bawah, dekat pergelangan tangan. Ia membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tingkat keparahan, namun sudah dinyatakan tidak layak untuk mengikuti balapan utama.
Aprilia kemudian menjelaskan Martin akan menjalani pemindaian CT di Melbourne untuk mengetahui kondisi tulang lengannya. Hasil pemeriksaan tersebut juga menentukan apakah cedera ulna memerlukan penanganan lebih lanjut.
Jika patah tulang radius tidak bergeser, Martin akan bertahan di Australia untuk mencoba tampil di Sepang pada balapan selanjutnya. Namun, jika tulang bergeser atau ulna turut patah, ia akan segera kembali ke Spanyol untuk menjalani operasi.
Kecelakaan terjadi ketika Martin bersaing dengan pembalap Ducati, Marc Marquez, dalam Sprint sejauh 13 putaran. Ia terjatuh dari posisi kedua pada lap kedelapan dan meluncur ke area kerikil dengan kecepatan sekitar 180 kilometer per jam.
Martin kemudian dievakuasi menggunakan tandu menuju pusat medis untuk menjalani pemeriksaan. Sebelum insiden tersebut, ia memulai sprint dari posisi keempat dan langsung mendekati Marquez.
Martin bahkan sempat merebut posisi terdepan pada lap ketiga sebelum kesalahan dua lap kemudian membuatnya kembali ke urutan kedua. Keduanya terus bergantian memimpin hingga Martin terjatuh ketika balapan menyisakan enam lap.
Sementara itu, kemenangan Marquez mengubah persaingan klasemen sementara secara signifikan setelah Sprint tersebut. Martin, yang sebelumnya unggul dua poin, kini tertinggal 10 poin dari rivalnya dalam perburuan gelar juara dunia musim 2026.
Martin mengakui kecelakaan tersebut sangat disayangkan, tetapi ia merasa kondisinya baik meski mengalami benturan keras. “Saya akan menjalani sejumlah pemeriksaan untuk mengetahui kondisi sebenarnya, kemudian menentukan langkah berikutnya berdasarkan hasilnya,” ujar Martin. (*)






