ranjana.id – Madrid | Enam atlet andalan tim nasional panjat tebing Indonesia sukses menembus babak final kategori kecepatan. Prestasi tersebut diraih saat mereka bersaing pada World Climbing Series Madrid di Spanyol, Minggu, 31 Mei 2026.
Para atlet terbaik tanah air ini terdiri atas tiga pemanjat putra dan tiga pemanjat putri. Mereka sukses lolos setelah melewati babak kualifikasi yang berlangsung ketat di kota Alcobendas, Madrid.
Informasi pencapaian ini diperoleh melalui laporan resmi dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Organisasi tersebut merilis daftar nama tiga atlet putra yang berhasil mengamankan tiket ke final.
Tiga pemanjat putra tersebut adalah Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan juga Raharjati Nursamsa. Mereka bertiga tampil sangat mengesankan sepanjang seluruh rangkaian babak kualifikasi pada nomor kecepatan putra.
Veddriq sukses mengamankan peringkat keempat setelah ia mencatatkan waktu terbaiknya yaitu selama 4,92 detik. Sementara itu, Antasyafi berada pada peringkat sepuluh lewat catatan waktu terbaik sebesar 5,04 detik.
Raharjati menyusul ke babak final pada peringkat 16 setelah mengukir waktu terbaiknya yaitu 5,13 detik. Aditya Tri Syahria gagal melaju karena hanya menempati peringkat 27 dengan catatan waktu 5,34 detik.
Berbeda dengan tim putra, seluruh wakil putri Indonesia berhasil melaju mulus ke babak final. Tiga srikandi andalan tanah air tersebut sukses menembus jajaran 16 besar pada nomor kecepatan putri.
Mereka adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Salsabillah, serta atlet muda Berthdigna Devi Surya Kusuma. Desak Made mampu mengamankan peringkat keempat setelah ia mencatatkan waktu terbaiknya yaitu 6,58 detik.
Rajiah menempati peringkat sembilan dengan torehan waktu terbaiknya yang menyentuh angka sebesar 6,81 detik. Sementara itu, Berthdigna berada pada peringkat 16 setelah mengamankan catatan waktu terbaik 7,07 detik.
Seluruh pertandingan babak final yang sangat dinantikan tersebut juga diselenggarakan pada hari yang sama. Para penggemar olahraga panjat tebing dapat menyaksikannya secara langsung melalui kanal YouTube World Climbing.
Sebelumnya, tujuh atlet panjat tebing andalan Indonesia telah bertolak ke Madrid pada Rabu, 27 Mei 2026. Seluruh delegasi tersebut ditargetkan mampu meraih prestasi yang lebih baik daripada seri kejuaraan dunia sebelumnya. (*)






