Lampung Juara Umum Senam Ritmik Kejurnas 2026

Tim Senam Ritmik Lampung Juara Umum Kejurnas Gymnastik 2026 | Foto: Istimewa

ranjana.id – Bandung | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Lampung di tingkat nasional. Kali ini, tim senam ritmik Lampung sukses mendominasi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gymnastik 2026 yang berlangsung di Gedung Gymnasium Sport Jabar Arcamanik, Jawa Barat.

Lampung tampil sebagai juara umum pada disiplin senam ritmik setelah mengoleksi 7 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu dari total 11 medali emas yang diperebutkan.

Pada Kejurnas tersebut, Lampung hanya mengirim atlet untuk disiplin senam ritmik, sementara disiplin artistik dan aerobik tidak mengirimkan wakil.

Dominasi Lampung sudah terlihat sejak awal perlombaan. Tim asuhan pelatih Yulianti berhasil menyapu bersih dua medali emas nomor beregu, masing-masing di kategori senior dan junior.

Tim beregu senior yang diperkuat Tri Wahyuni, Febila Sintia Putri, dan Felizya Adzkaa meraih nilai tertinggi dengan skor 183,8. Sedangkan emas beregu junior dipersembahkan Laila Faiha, Halida Kaia, dan Balqis Aisyah.

Keberhasilan itu berlanjut pada nomor individu per alat. Para pesenam Lampung tampil konsisten di seluruh alat pertandingan, mulai dari pita, hoop, gada, hingga bola.

Pesenam senior Tri Wahyuni menjadi bintang bagi kontingen Lampung. Ia sukses meraih dua medali emas perorangan, satu medali emas beregu, serta satu medali perak.

Sementara dua medali perak diraih Febila Sintia Putri di nomor Hoop Senior dan Tri Wahyuni pada nomor Gada Senior.

Adapun dua medali perunggu dipersembahkan Balqis Aisyah Jawaad pada nomor Bola Junior dan Halida Kaia Al-Khusna pada nomor Pita.

Budi Kurniawan yang mendampingi tim Lampung di Kejurnas mengaku bangga dengan perjuangan para atlet dan pelatih.

“Anak-anak tampil luar biasa dan penuh semangat selama pertandingan berlangsung. Mereka konsisten dan menunjukkan mental juara. Kami juga mengapresiasi kerja keras pelatih yang mampu menjaga motivasi atlet,” ujar Budi melalui Whatsapp, Minggu, 10 Mei 2026.

Menurutnya, hasil ini harus menjadi motivasi untuk mempertahankan konsistensi pembinaan senam di Lampung.

Sementara Kabid Binpres FGI Lampung, Dicky Novalino, menyebut Kejurnas tersebut sebagai gambaran awal menuju babak kualifikasi PON.

“Persaingan sangat ketat. Ini menjadi bahan evaluasi penting agar Lampung bisa terus bersaing di level nasional,” katanya.

Pelatih tim Lampung, Yulianti, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian anak asuhnya.

“Semua perjuangan ini kami persembahkan untuk Lampung. Terima kasih kepada atlet, pelatih, dan semua pihak yang mendukung FGI Lampung,” ungkap Yulianti.

Ia menegaskan, meski hasil yang diraih sangat membanggakan, evaluasi tetap diperlukan agar prestasi Lampung bisa terus dipertahankan di masa mendatang. (*)