ranjana.id – California | Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung sejarah bagi sepak bola Yordania. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat dekade upaya dan 11 kali percobaan kualifikasi, Timnas Yordania, yang dijuluki Al-Nashama (Para Pemberani), berhasil menembus putaran final Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko .
Jalan Panjang Menuju Mimpi
Perjalanan Yordania ke Piala Dunia 2026 adalah buah dari perkembangan pesat sepak bola negara tersebut. Puncaknya terjadi pada Juni 2025, ketika mereka mengamankan tiket otomatis setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas Oman. Keberhasilan ini sekaligus menempatkan Yordania sebagai salah satu dari empat tim debutan di edisi kali ini, bersama dengan Uzbekistan, Cape Verde, dan Curacao .
Keberhasilan ini merupakan pencapaian tertinggi dalam sejarah olahraga Yordania, melanjutkan momentum positif setelah mereka menjadi finalis Piala Asia 2023 . Di bawah asuhan pelatih asal Maroko, Jamal Sellami, yang diberikan kewarganegaraan Yordania oleh Raja Abdullah II atas jasanya, tim ini berkembang menjadi kekuatan yang disegani di Asia .
Kekuatan dan Strategi Al-Nashama
Sellami, yang pernah merasakan Piala Dunia 1998 bersama Maroko, menerapkan gaya bermain yang praktis dan efektif: serangan balik cepat dan organisasi pertahanan yang disiplin. Yordania nyaman membiarkan lawan menguasai bola dan mengandalkan transisi cepat untuk mencetak gol, sebuah strategi yang terbukti sangat ampuh selama kualifikasi .
Meskipun kehilangan striker andalan Yazan Al-Naimat karena cedera, skuad Yordania tetap memiliki sejumlah pemain kunci yang siap bersinar di panggung dunia :
- Mousa Al-Tamari: Bintang utama tim yang saat ini bermain di Ligue 1 Prancis. Kecepatan dan kemampuannya menggiring bola menjadikannya motor serangan dan sering dijuluki “Messi-nya Yordania” .
- Ali Olwan: Penyerang tajam yang menjadi pencetak gol terbanyak selama kualifikasi dengan 9 gol, termasuk hattrick krusial melawan Oman .
- Yazan Al-Arab: Bek tengah tangguh yang menjadi pemimpin pertahanan, dikenal dengan permainan agresifnya dan ancaman dari bola mati .
- Ehsan Haddad: Kapten tim yang berpengalaman, yang pulih dari cedera Achilles untuk memimpin skuad di turnamen bersejarah ini .
Skuad lengkap Yordania di Piala Dunia 2026:
- Penjaga Gawang: Yazid Abulaila (Al-Hussein), Abdallah Al Fakhouri (Al-Wehdat), dan Nour Bani Attiah (Al-Faisaly).
- Bek: Mohammad Abualnadi (Selangor), Husam Abu Dahab (Al-Samiya), Mohammad Abu Hashish (Al-Karma), Yazan Al Arab (Seoul), Abdallah Nasib (Al-Zawraa), Saleem Obaid (Al-Hussein), Ehsan Haddad, Saed Al-Rosan, Anas Banawi (Al-Faisaly), dan Mohannad Abu Taha (Al-Quwa Al-Jawiya).
- Gelandang: Mohammad Al Dawoud (Al-Wehdat), Nizar Al Rashdan (Qatar SC), Noor Al Rawabdeh (Selangor), Rajaei Ayed (Al-Hussein), Amer Jamous (Al-Zawraa), Ibrahim Sadeh (Al-Karma), dan Mahmoud Al-Mardi (Al-Hussein).
- Penyerang: Mousa Al Tamari (Rennes), Odeh Al-Fakhouri (Pyramids), Mohammad Abu Zrayq (Raja Casablanca), Ali Azaizeh (Al-Shabab), Ali Olwan (Al-Sailiya), dan Ibrahim Sabra (Lokomotiva Zagreb).
Tantangan Berat di Grup J
Nasib tidak mudah menanti para debutan. Yordania ditempatkan di Grup J bersama tiga lawan tangguh, menjadikannya salah satu grup yang paling berat di turnamen . Jadwal pertandingan mereka adalah sebagai berikut:
- 17 Juni 2026: vs Austria.
- 23 Juni 2026: vs Aljazair.
- 28 Juni 2026: vs Argentina.
Menghadapi juara bertahan Argentina yang diperkuat Lionel Messi di pertandingan terakhir menjadi ujian terbesar, namun tekanan justru berada di pundak lawan. Pelatih Sellami dan para pemain telah mencapai status legenda hanya dengan lolos ke putaran final, sehingga mereka dapat tampil lepas dan berusaha mencuri poin .
Misi Duta Bangsa: “Jordan House” di AS
Kepercayaan diri dan euforia tidak hanya terbatas di lapangan hijau. Pemerintah Yordania bahkan mengeluarkan dekrit yang mengizinkan pekerja sektor publik untuk memulai kerja lebih lambat demi mendukung tim nasional .
Di luar lapangan, Yordania memanfaatkan momen bersejarah ini untuk mempromosikan negaranya ke dunia melalui serangkaian acara budaya bernama “Jordan House” di Amerika Serikat .
Acara ini akan diadakan di Arlington, Texas (25-27 Juni), berdekatan dengan pertandingan melawan Argentina, dan di San Jose Convention Center, California (21-22 Juni), bertepatan dengan laga melawan Aljazair .
Pengunjung dapat menikmati masakan tradisional Yordania, pertunjukan tari Dabke, musik, dan menyaksikan pertandingan bersama komunitas Yordania dan Arab .
Inisiatif ini didukung oleh perluasan rute penerbangan langsung Royal Jordanian Airlines ke Dallas-Fort Worth, yang memudahkan akses bagi para penggemar dan wisatawan .
Debut Yordania di Piala Dunia 2026 adalah lebih dari sekadar sepak bola. Ini adalah simbol kebangkitan sepak bola Asia Barat, sebuah kisah perjuangan panjang yang membuahkan hasil, dan sebuah kesempatan emas untuk memperkenalkan budaya serta keramahan Yordania kepada dunia. (Redaksi-001)






