ranjana.id – Jakarta | Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), melayangkan Surat Peringatan (SP) terhadap platform TikTok dan Roblox. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Komdigi (Menkomdigi) Meutya Hafid.
Surat peringatan ini dijelaskannya karena kedua platform, belum juga mematuhi secara penuh aturan pembatasan akses yang dikeluarkan pemerintah. Pembatasan akses tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025, atau yang disebut PP Tunas.
Menindaklanjuti PP Tunas, Kemkomdigi mengeluarkan kebijakan turunan, di dalam Peraturan Menteri Komdigi (Permenkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026. Dimana dalam turunan tersebut, platform diminta untuk menonaktifkan akun anak di bawah usia 16 tahun, mulai 28 Maret 2026.
“Platform yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi aturan namun melakukan upaya atau kooperatif, TikTok dan juga Roblox. Kepada keduanya, pemerintah hari ini mengeluarkan surat peringatan,” kata Meutya melalui rilis video diterima RRI.CO.ID, Senin, 30 Maret 2026.
Meutya menuturkan, pemerintah masih menunggu langkah nyata kedua platform tersebut, dalam mentaati sepenuhnya kebijakan yang telah sah diberlakukan. Meski tidak dirincikan tenggat waktunya, Menkomdigi menegaskan terdapat sanksi tegas yang akan diberikan jika tidak mentaati aturan tersebut.
“Jika selanjutnya kedua platform ini belum juga menunjukkan kepatuhan secara penuh, maka pemerintah akan menyesuaikan (penindakan). Yakni, melakukan surat panggilan, kepada kedua platform tersebut,” ujar Meutya.
Patform TikTok dan Roblox telah menyampaikan sejumlah langkah pembatasan terhadap pengguna kategori anak-anak. Namun rupanya, hingga saat ini kedua platform tersebut mangkir dari janji kepatuhan terhadap PP Tunas dan aturan turunannya.
Platform TikTok disampaikan Menkomdigi, sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk menonaktifkan akun anak di bawah 16 tahun. Sementara Roblox, hanya mengalihkan akses anak di bawah usia 16 tahun dari online, menjadi offline.
“TikTok telah memberikan komitmen untuk melakukan penonaktifan akun pengguna di bawah 16 tahun secara bertahap. Roblox menyampaikan rencana penyesuaian fitur untuk pengguna di bawah 13 tahun yang hanya bisa bermain secara offline,” kata Meutya, Jumat, 27 Maret 2026, lalu. (*)





