Safari Ramadan Gubernur Jabar di Cirebon, KDM Soroti Human Trafficking dan Pentingnya Pembangunan SDM

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Saat Safari Ramadan Di Kabupaten Cirebon | Foto : teraswarga.id

ranjana.id – Cirebon | Kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, dalam rangka Safari Ramadan di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, diwarnai sejumlah pesan penting. Sabtu (28/2/2028).

Dalam sambutannya, KDM mengaku prihatin atas kabar adanya warga Kabupaten Cirebon yang menjadi korban human trafficking.

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut berlangsung di Lapangan Mandala Giri, Desa Kedungjaya, mulai pukul 20.00 WIB dan dihadiri jajaran Pemprov Jabar, Pemda Kabupaten Cirebon, seluruh pejabat Eselon II, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam pidatonya, KDM menegaskan agar kasus dugaan perdagangan manusia di Kabupaten Cirebon harus diusut tuntas.

Ia meminta pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum bergerak cepat dan serius menangani persoalan tersebut.

“Saya prihatin mendengar kabar adanya warga Cirebon yang menjadi korban human trafficking. Ini harus diusut sampai tuntas. Jangan sampai ada pembiaran,” tegasnya.

Ia juga mewanti-wanti masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada terhadap berbagai modus yang mencurigakan.

Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga dengan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan anggota keluarga lainnya.

Selain itu, KDM meminta Pemda Kabupaten Cirebon agar lebih proaktif dalam mengantisipasi potensi tindak pidana perdagangan orang, termasuk memperkuat edukasi kepada masyarakat.

Terkait pembangunan di Kabupaten Cirebon, KDM menegaskan bahwa dirinya lebih mengedepankan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dibanding semata-mata mengejar pembangunan fisik.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tanpa diiringi peningkatan kualitas SDM hanya akan menjadi sia-sia.

“Percuma juga kalau pembangunan infrastruktur digenjot, tapi SDM-nya rendah. Infrastruktur sebagus apa pun akan berantakan dan amburadul kalau tidak bisa dijaga dan dirawat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan daerah harus berjalan beriringan antara infrastruktur fisik dan pembangunan manusia yang unggul, berpendidikan, serta memiliki karakter kuat.

Dalam kesempatan itu, KDM juga memberikan catatan khusus bagi para orang tua di Cirebon agar tidak terlalu memanjakan anak-anaknya.

Ia menilai pendidikan dan masa depan anak harus menjadi prioritas utama dibanding gaya hidup.

“Saya lebih bangga ketika mendengar ada orang tua di Jawa Barat yang rela mengutang ke sana kemari demi pendidikan anaknya. Tapi sebaliknya, saya prihatin jika ada orang tua yang lebih mementingkan membelikan HP dan gaya hidup, sementara kondisi ekonominya rendah,” tegasnya.

Ia berharap pola pikir masyarakat berubah, dengan menempatkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang demi masa depan keluarga dan daerah.

KDM juga menyinggung soal kebijakan efisiensi anggaran yang sedang digencarkan Pemprov Jabar. Menurutnya, efisiensi tersebut harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Anggaran yang tersedia, kata dia, harus difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang berkualitas, termasuk penguatan infrastruktur SDM.

“Kita ingin setiap rupiah anggaran benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Jawa Barat,” tandasnya.

Safari Ramadan tersebut berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari ribuan warga Cirebon.

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Cirebon yang lebih maju, aman, dan berdaya saing.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam rangka Safari Ramadan di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, arahan dan pesan yang disampaikan Gubernur menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk terus berbenah dan memperkuat sinergi lintas sektor.

“Kami siap bersinergi dengan Pemprov Jabar untuk memastikan setiap program yang dicanangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Cirebon,” tegasnya.

Imron juga optimis, dengan dukungan dan perhatian dari Pemerintah Jawa Barat, pembangunan di Kabupaten Cirebon akan semakin terarah, berkelanjutan, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)