ranjana.id – Lampung Selatan | Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Tahun 2026, Perguruan KESTI TTKKDH Kabupaten Lampung Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencak Silat Prestasi di SMPN SATAP 1 Kalianda, Lampung Selatan.
Pencak silat merupakan bela diri khas Indonesia yang bersumber dari kepribadian bangsa dan menjadi warisan budaya luhur nenek moyang. Saat ini, pencak silat tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga telah dikenal hingga mancanegara, termasuk kawasan Eropa dan berbagai negara lainnya. Oleh karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk melestarikan budaya ini sekaligus mengukir prestasi di bidang olahraga pencak silat.
Pelatih utama, Saka Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program yang diamanahkan kepada para pelatih Baladika serta pelatih yang telah mendapatkan pembinaan dari IPSI Lampung Selatan.
“Kami dari KESTI TTKKDH Lampung Selatan didorong untuk terus mengembangkan silat prestasi dan silat tradisi agar dapat masuk ke dunia pendidikan melalui program kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saka Maulana menjelaskan bahwa hasil dari sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dengan pembentukan wadah pembinaan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemampuan bela diri pencak silat, mengembangkan bakat siswa, serta mempersiapkan mereka dalam menghadapi kejuaraan, khususnya ajang O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional).
Rangkaian Kegiatan Sosialisasi Pencak Silat Prestasi yaitu ; Penyampaian Materi, Pengenalan Alat Silat Prestasi, Penampilan Seni Tunggal oleh Yuli Yantini dan Penampilan Tanding oleh Kiki Amelia Zahra dan Indah Zalian. Dan kedepan akan di agendakan Latihan Seni Tunggal. “Ungkapnya.
Adapun tujuan dari kegiatan sosialisasi ini meliputi:
- Mengembangkan potensi bakat dan kemampuan siswa secara optimal serta meraih prestasi.
- Memupuk dan mengembangkan potensi positif siswa secara terarah.
- Membimbing serta membina mental dan spiritual siswa agar terbentuk generasi muda yang berprestasi, berakhlak, dan berbudi pekerti luhur.
Kepala Sekolah SMPN SATAP 1 Kalianda, Ibu Woro Sulistiyaningrum, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran program ini menjadi motivasi bagi siswa untuk meraih prestasi di bidang pencak silat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya, ekstrakurikuler silat dapat berkembang dan membawa siswa SMPN SATAP 1 Kalianda meraih prestasi hingga tingkat nasional. Apalagi dengan adanya alumni yang siap melatih, ini menjadi peluang besar untuk kemajuan sekolah.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh sebanyak 63 siswa/i SMPN SATAP 1 Kalianda dari kelas 7, 8, dan 9, serta turut dihadiri oleh peserta dari SDN 3 Canggu, Kecamatan Kalianda, “Ungkapnya
Melalui kegiatan ini, diharapkan pencak silat semakin berkembang di kalangan pelajar serta mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berbudaya. (Redaksi-011)






