Bandar Lampung Sudah Sesak Dengan Tiang Internet, Di Bumi Waras Malah Muncul Tiang Baru

Tiang Internet Baru Belum Berkabel Di Depan Kantor Kelurahan Bumi Raya | ranjana.id - 005

ranjana.id – Bandar Lampung | Kota Bandar Lampung sudah penuh sesak dan semrawut dengan keberadaan tiang dan kabel internet jaringan fiber optic.

Alih-alih ada moratorium dan penataan jaringan udara kabel internet, justru banyak tiang baru bertambah di Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung.

Dari pantauan lapangan ranjana.id (3/5/2026), sejumlah tiang baru muncul di Kelurahan Bumi Waras, Garuntang, dan Bumi Raya. Dan, di Kelurahan Sukaraja terlihat sejumlah lubang galian untuk tiang internet.

A (56), warga Kecamatan Bumi Waras, mengatakan bahwa tiang-tiang tersebut ditanam perusahan internet dan dikawal sejumlah Ketua RT.

“Yang saya lihat pekerja internet itu gotong-gotong tiang dan menancapkan tiang, dengan dikawal RT”, ungkapnya.

“Sudah banyak tiang, ini malah ditambah lagi. Ruwet.” ujar A (56).

Kode FS Ditiang Internet Baru, Di Kecamatan Bumi Waras | ranjana.id – 005

Senada, U (57), warga Kecamatan Bumi Waras, membenarkan adanya pemasangan tiang internet yang dikawal Ketua RT.

“Udah sekitar semingguan lah tiang dipasang. Ada Ketua RT juga yang ngawal.” ungkapnya.

“Kalau bisa jangan nambah lagi, yang sudah ada saja kabelnya “mendoyot” sampai bisa dipegang orang”, tambahnya.

Sementara itu, Rifky Indrawan, Ketua Relawan TIK Lampung, yang dihubungi ranjana.id (4/5/2026), menjelaskan, keberadaan internet memang dibutuhkan masyarakat. Namun, ia menekankan adanya penataan jaringan untuk meningkatkat kualitas internet dan menjaga ketertiban dan keindahan Kota Bandar Lampung.

“Jaringan internet yang ada sekarang sudah berantakan, jangan ditambah dululah jumlah tiangnya sebelum adanya penataan. Moratorium dululah.” jelas Rifky.

“Saya khawatir, keberadaan tiang yang sporadis dan kabel yang semrawut akan menurunkan kualitas akses internet masyarakat. Itu kan kabel fiber optic, tidak bisa tertekuk, lecet dan sobek.” tambahnya.

Ketua Relawan TIK Lampung itu juga menjelaskan, masih banyak pilihan jaringan internet di perkotaan yang dapat dipilih provider.

“Bisa jaringan radio, bisa jaringan kabel. Jaringan kabel juga bisa dua macam, kabel bawah tanah dan kabel udar.” paparnya.

“Tidak mesti jaringan kabel udara, bisa bawah tanah. Dulu juga mainnya bawah tanah, ada gardunya, kalau masuk gang baru pakai tiang.”ujar Rifky.

Ia menyarankan Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk segera melakukan moratorium tiang dan jatingan internet sampai ada penataan jaringan yang ada dan semrawut.

“Moratorium dulu lah tiang-tiang internet itu. Kan bisa pakai tiang bersama biar lebih tertata rapi.” ujar Rifky.

“Yang harus diperbanyak Pemerintah Kota itu nanam pohon untuk menanggulangi banjir, bukan banyak-banyak tanam tiang internet”, pungkasnya. (Redaksi-005)