Jumlah Kendaraan Melintasi Tol Tangerang-Merak Alami Penurunan

Arus Lalu Lintas Tol Tangerang-Merak | Foto : Istimewa

ranjana.id – Tangerang | Arus lalu lintas tol menuju Merak pada H-4 Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah terpantau ramai lancar. Namun, berdasarkan data justru jumlahnya menurun dibandingkan sebelumnya.

Dept. Head Sustainability Management & Corporate Communications ASTRA Tol Tangerang–Merak, Uswatun Hasanah mengatakan kondisi lalu lintas arah Merak pada hari ini cenderung melandai meski masih dipadati kendaraan pemudik.

“Pada H-4 Lebaran 2026, arus lalu lintas arah menuju Merak melandai dan terpantau ramai lancar,” ujar Uswatun, Selasa 16 Maret 2026.

Berdasarkan data hingga pukul 22.00 WIB, kenarin total kendaraan yang memasuki ruas Tol Tangerang–Merak melalui Gerbang Tol Cikupa sejak pukul 00.00 WIB tercatat sekitar 39 ribu kendaraan. Jumlah tersebut meningkat 0,77 persen dibandingkan volume lalu lintas pada periode yang sama sehari sebelumnya.

Sementara itu, arus lalu lintas keluar melalui Gerbang Tol Merak menuju Pelabuhan Merak dan wilayah sekitarnya tercatat sekitar 11 ribu kendaraan pada periode pukul 00.00–22.00 WIB. Volume tersebut lebih rendah 3,43 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada hari sebelumnya.

Diketahui, sebanyak 850.617 kendaraan telah melintasi Tol Tangerang-Merak selama arus mudik Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah. Jumlah ini melomjak 1,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 lalu.

Juru bicara Astra Infra Tol Tangerang-Merak, Uswatun Hasanah mengaku arus kendaraan diruas Tol Tangerang-Merak mulai menunjukkan grafik kenaikan pada mudik Lebaran 2026. “Tercatat, 850.617 kendaraan telah melintas sejak H-10,” ujarnya, Minggu, 15 Maret 2026.

Secara akumulasi, sambung Uswatun, rata-rata lalu lintas harian (LHR) dijalur ini mencapai 166.631 kendaraan. Data ini menunjukkan lonjakan aktivitas yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan kondisi hari biasa.

“Naik 1,3 persen dibandingkan periode yang sama pada saat Lebaran 2025. Bahkan naik 14,0 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata normal,” ucapnya.

Melihat rinciannya, kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa sejak 10-14 Maret 2026 kemarin mencapai 162.169 unit. Angka harian di gerbang ini justru tercatat mengalami penurunan jika dikomparasi dengan tahun lalu.

Sementara, kecelakaan melibatkan truk pengangkut gabah dengan truk tangki gas milik Pertamina di Km 76 Tol Tangerang-Merak. Insiden itu mengakibatkan truk terguling dan sopir mengalami luka-luka.

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Serang Korlantas Polri, Kompol Deny Yuda, mengatakan awalnya truk muatan gabah datang dari arah Merak menuju Jakarta. Truk berjalan dilajur satu atau lajur paling kiri. “Setibanya di TKP, menurut keterangan pengemudi, light truck mengalami pecah ban kanan depan,” ucap Deny.

Akibat masalah tersebut, sopir tak bisa mengendalikan kendaraannya. Truk pun oleng ke kanan atau ke lajur dua. “Truk tangki yang berjalan di lajur dua menabrak light truk, menyebabkan keduanya oleng ke kanan dan berpindah jalur arah Merak,” katanya. (*)