ranjana.id – Bandar Lampung | Perum Bulog Kantor Wilayah Lampung menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat sebagai upaya menjaga daya beli warga menjelang hari besar keagamaan. Program ini dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra, mengatakan, program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah.
“Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya menjelang hari raya ketika kebutuhan bahan pokok meningkat,” ujarnya, Rabu 18/3/2026.
Bantuan pangan tersebut disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk periode dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026. Setiap penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan.
Menurut Rindo, program ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai langkah konkret pemerintah dalam meringankan beban ekonomi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Secara nasional, program bantuan pangan ini mengalami peningkatan, baik dari sisi jumlah penerima maupun cakupan wilayah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas perlindungan sosial di tengah dinamika harga bahan pokok.
Di tingkat Provinsi Lampung, jumlah penerima bantuan pangan mencapai 1.260.686 PBP. Penyaluran bantuan sendiri telah dilaksanakan di sejumlah wilayah kota dan kabupaten.
Rindo berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya serta menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga di tengah meningkatnya permintaan bahan pangan. (*)






