Huawei Watch GT Runner 2 Resmi Dirilis, Smartwatch Pelari Dengan GPS Akurat

Huawei Watch GT Runner 2 | Foto : Huawei

ranjana.id – Jakarta | Huawei resmi meluncurkan smartwatch Huawei Watch GT Runner 2 yang dirancang khusus untuk pelari, di pasar Indonesia. Huawei Watch GT Runner 2 hadir dengan peningkatan akurasi posisi dan dukungan aktivitas latihan lari pendek hingga maraton.

Huawei GT Runner 2 adalah hasil kolaborasi dengan King of Marathon, Eliud Kipchige (Huawei Watch GT Runner Global Ambassador) dalam membuat teknologi di Huawei GT Runner 2.

Disisi desiannya, Huawei GT Runner 2 menyesuaikan kebutuhan pelari, dengan bodinya yang lebih enteng (34,5 gram), dengan dimensi 43,5 mm × 43,5 mm × 10,7 mm, dan dipadukan strap strap AirDry woven yang dirancang lebih breathable untuk meningkatkan sirkulasi udara dan menyerap keringat selama aktivitas olahraga.

Layar Huawei Watch GT Runner 2 sudah AMOLED 1,32 inci berresolusi 466 x 466 piksel, PPI 352, dengan 3000 nits peak brightness yang mampu beradaptasi di bawah terik Matahari.

Huawei Watch GT Runner 2 juga disematkan mode maraton pintar dan sistem GPS presisi tinggi yang mampu melacak jarak, pace, serta rute lari secara detail. Selain itu, Huawei Watch GT Runner 2 dilengkapi fitur Intelligent Marathon Mode yang membantu pelari merencanakan strategi lomba dengan panduan pace real-time, analisis performa, serta rekomendasi latihan agar pengguna dapat meningkatkan catatan waktu.

Huawei Watch GT Runner 2 dibekali teknologi 3D Floating Antenna dan sistem positioning dual-band yang mendukung berbagai satelit (GPS, GLONASS, Galileo, BeiDou, dan QZSS) yang menjaga akurasi rute, bahkan di area gedung tinggi maupun terowongan.

Smartwatch ini juga mampu menampilkan berbagai metrik lari tingkat lanjut, seperti running power, analisis beban latihan, hingga estimasi waktu pemulihan setelah latihan. Fitur-fitur tersebut membuat perangkat ini dapat berfungsi sebagai pelatih digital bagi pelari.

Huawei GT Runner 2 ini diklaim mampu mendukung aktivitas hingga 32 jam dengan kondisi GPS aktif, kondisi standby bisa bertahan hingga 14 hari, kemampuan dapat digunakan untuk lari maraton atau ultra. (Redaksi – 001)