Ekonomi Pringsewu Tumbuh 5,44 Persen, Jadi Modal Penyusunan RKPD 2027

Musrenbang Pringsewu 2027 | Foto : Istimewa

ranjana.id – Pringsewu | Pemerintah Kabupaten Pringsewu mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,44 persen pada 2025. Capaian ini menjadi salah satu pijakan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pringsewu Tahun 2027.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan angka tersebut menempatkan Pringsewu di posisi keempat dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung dan melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah yang patut kita syukuri bersama,” kata Riyanto saat Musrenbang RKPD 2027 di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Kamis, 12 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, Pemkab Pringsewu menetapkan tema pembangunan tahun 2027 yakni Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Investasi, Produktivitas, dan Industri Berbasis Peningkatan Kualitas SDM dan Kemandirian Ekonomi Lokal. Tema tersebut, kata Riyanto, menegaskan tekad pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas dan merata bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan tema tersebut, pembangunan Pringsewu pada 2027 akan difokuskan pada tiga pilar utama, yakni peningkatan produktivitas sumber daya manusia, penguatan investasi dan ekonomi lokal, serta pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan. Riyanto juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan pembangunan di daerahnya, khususnya penanganan infrastruktur jalan yang tahun ini mencapai Rp35 miliar.

“Dengan dukungan tersebut, kami optimistis pembangunan di Pringsewu akan semakin maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama juga diserahkan penghargaan Musrenbang tingkat kecamatan terbaik. Kecamatan Sukoharjo meraih Terbaik I, disusul Kecamatan Ambarawa sebagai Terbaik II dan Kecamatan Pringsewu sebagai Terbaik III. Usai menghadiri Musrenbang, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran pemerintah provinsi meninjau Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) mocaf di Pringsewu yang memproduksi tepung mocaf berjenama “Selendang Biru”. (*)