ranjana.id – Lampung Selatan | Bandara Internasional Radin Inten II menyiapkan fasilitas Sentralisasi Penumpang Umroh untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah. Fasilitas yang berlokasi di Lounge Umroh tersebut dijadwalkan mulai hadir pada 28 Oktober 2026. Penyediaan fasilitas ini diharapkan membuat proses keberangkatan dan kedatangan jamaah berlangsung lebih terorganisasi, aman, dan nyaman.
Ph. General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Ruli Setianingrat, mengatakan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen pengelola bandara dalam menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa. Menurutnya, sentralisasi pelayanan diharapkan membantu mengatur aktivitas jamaah secara lebih tertib dan terkoordinasi. Langkah ini juga ditujukan untuk menjaga kelancaran operasional terminal secara keseluruhan.
“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Radin Inten II. Melalui fasilitas Sentralisasi Penumpang Umroh di Lounge Umroh, kami berharap proses pelayanan jamaah dapat berlangsung lebih tertib, terkoordinasi, dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas operasional bandara secara keseluruhan,” ujar Ruli.
Ruli menambahkan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara pengelola bandara, maskapai penerbangan, penyelenggara perjalanan ibadah umroh, dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun sistem pelayanan jamaah yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, pengalaman perjalanan jamaah diharapkan menjadi lebih baik.
“Kolaborasi antarstakeholder menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan jamaah umroh yang berkualitas. Kami berharap kehadiran fasilitas ini dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik, sekaligus menjadi langkah positif dalam meningkatkan standar pelayanan Bandara Internasional Radin Inten II,” ujarnya, menambahkan.
Pengelola bandara juga akan mengevaluasi pengoperasian fasilitas dan kualitas pelayanan secara berkala. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan fasilitas serta optimalisasi pelayanan kepada pengguna jasa. Bandara Internasional Radin Inten II menyatakan akan terus mendorong pelayanan yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang. (*)






