ranjana.id – Tangerang | Sebanyak 1.324.710 kendaraan melintasi Tol Tangerang-Merak pada periode arus mudik mulai H-9 hingga H-2 Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah. Data tersebut berdasarkan catatan PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku pengelola.
“Total arus lalu lintas yang melintas di ruas Tol Tangerang-Merak secara akumulasi sebanyak 1.324.710 kendaraan. Kemungkinan data ini terus bertambah hingga arus balik nanti,” ujar Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS, Uswatun Hasanah, Jumat 19 Maret 2026, dini hari.
Menurutnya, angka perlintasan kendaraan pada periode itu mengalami peningkatan sekitar tujuh persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025. Peningkatan trafik volume kendaraan itu secara rata-rata lalu lintas harian mencapai 159.712 kendaraan.
“Ini lebih tinggi 7,0 persen dibandingkan periode yang sama pada saat Lebaran tahun lalu. Atau turun 2,3 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata normal,” kata dia.
Sekitar 3,5 Juta Kendaraan Lintasi Tol Tangerang-Merak Tinggalkan Jabodetabek
Ia menyatakan berdasarkan hitungan perlintasan ditiap masing-masing gerbang tol (GT) antara lain seperti di Tol Cikupa pada periode 11 hingga 18 Maret 2026 mencapai 350.148 kendaraan. “Dengan lalu lintas harian 42.369 kendaraan, turun 17,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, atau lebih rendah 15,9 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata normal,” ucapnya.
Sementara, lanjutnya, untuk arus lalu lintas keluar (Exit) di Gerbang Tol Merak menuju Pelabuhan Merak dan sekitarnya tercatat sebanyak 101.441 kendaraan telah melintas di ruas jalan tersebut. “Khusus pada 18 Maret 2026, volume lalu lintas mencapai 14.809 kendaraan, turun 24,2 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, namun meningkat 62,4 persen dibandingkan dengan lintas harian rata-rata normal,” kata dia.
Dalam hal ini, MMS telah memproyeksikan untuk periode mudik Lebaran tahun ini akan ada sebanyak 3,5 juta kendaraan melintasi di ruas Tol Tangerang-Merak. Dari 3,5 juta kendaraan tersebut, meninggalkan Jabodetabek dengan tujuan ke Pulau Sumatra yang diprediksi terjadi peningkatan trafik bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni mencapai 3,4 juta.
“Jadi sekitar 2,5 sampai 2,8 persenanlah. Ini lebih tinggi dibandingkan volume lalin total di tahun 2025,” ucapnya.
Kemudia, sambung Uswatun, untuk puncak arus mudik Lebaran khususnya di jalur tol diprediksi terjadi pada 18-19 Maret 2026. Pada periode ini, trafik kendaraan mengalami peningkatan cukup signifikan.
“Kalau puncak arus mudik, kita memprediksi di tanggal 19 Maret. Karena memang kalau melihat dari tren traffic yang menuju ke ruas Tangerang-Merak ini kan rata-rata ke Pelabuhan Merak,” ujar Uswatun.
Sebelumnya, kendaraan pemudik dijalur arteri Tangerang menuju Merak merayap pada pada H-2 Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriah. Didominasi oleh roda dua atau kendaraan bermotor (R2) yang hendak menyebrang ke Pulau Sumatera.
Kepala Pos Pelayanan (Posyan) Magnolia, Jatiuwung, Kota Tangerang IPTU Sarjono Suwanjoyo mengatakan, jumlah kendaraan pemudik melintasi Posyan Magnolia menuju Serang dan Sumatra melonjak. Di mana rinciannya yakni R2 sebanyak 3.846 kendaraan, sedangkan mobil 503 kendaraan.
“Data ini per Rabu 18 Maret 2026, mulai pukul 00.00 sampai pukul 06.00, kendaraan roda dua mendominasi. Bahkan, jumlahnyamencapai ribuan,” kata Sarjono kepada wartawan, Rabu, 18 Maret 2026.
Menurutnya, Posyan Magnolia bukan hanya untuk mengamankan, namun membantu para pemudik agar nyaman dan lancar. “Posyan Magnolia juga ada tempat istirahat bagi para penydik serta ada fasilitas lainnya,” ujarnya. (*)






