ranjana.id – Bandar Lampung | Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Nur Ichsan mengatakan, saat ini terdapat kenaikan harga cabai, namun untuk harga sembako lain relatif masih stabil.
“Jadi kalau harga sembako sekarang sih relatif masih stabil ya, cuman emang kemarin ada kenaikan harga cabai,” ujar Ichsan kepada RRI, Senin, 19 Oktober 2026.
Lebih lanjut dijelaskan, untuk harga cabai minggu ini mulai turun. Ia menjelaskan kenaikan ini akibat faktor cuaca. Menurutnya juga, hal ini karena Bandar Lampung bukan daerah produksi cabai dan masih bergantung ke daerah lain.
“Masih terkendala dengan faktor cuaca kita ekstrim, terus kita kan Bandar Lampung ini bukan daerah produksi kita masih bergantung ke daerah lainnya untuk lokalnya kita masih ke tanggamus, pringsewu dan wilayah-wilayah sekitar,” kata Ichsan.
Nur Ichsan juga mengatakan, upaya untuk menstabilkan harga cabai, Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung saat ini berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI), dengan harapan harga cabai bisa turun, karena salah satu faktor naiknya harga cabai adalah ongkos angkut yang tinggi.
“Untuk cabai ini kita sudah koordinasi, jadi distributor cabai ini dibantu oleh BI untuk ongkos angkut, subsidi ongkos angkut,” kata Ichsan.
Pedagang Sembako di Pasar Kangkung, Telukbetung Selatan, Agus mengatakan, saat ini harga cabai mengalami kenaikan. Menurutnya, seluruh komoditas cabai naik.
“Kalau harga masih tinggi, termasuk tinggi dibanding biasanya. Ya seluruh komoditas cabai naik,” ujar Agus. (*)






