ranjana.id – Bandar Lampung | Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Lampung mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Desaku Maju. Program tersebut bertujuan menghubungkan proses pengembangan usaha dari hulu hingga hilir, termasuk melalui pendampingan bagi pelaku UMKM di desa.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, mengatakan program Desaku Maju menjadi salah satu upaya pemerintah provinsi untuk memperkuat pengembangan UMKM secara terintegrasi.
“Kita masuk dalam satu sistem pengembangan besar dari Desaku Maju. Jadi Desaku Maju ini program unggulannya dari pemerintah provinsi untuk bisa menghubungkan mulai dari hulu sampai dengan ke hilir dengan pendampingan sampai dengan proses itu menjadi sesuatu yang lebih besar.” ucapnya setelah dialog Pro 1 RRI Bandar Lampung, Rabu, 21 Oktober 2026.
Fitrianita menambahkan, kualitas dan inovasi produk menjadi aspek penting yang perlu dipersiapkan pelaku UMKM agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Yang paling penting adalah mempersiapkan UMKMnya dari sisi kualitas produk dan inovasi. Sehingga menjaga bagaimana UMKM ini siap untuk masuk ke pasar,” katanya.
Sementara itu, pelaku UMKM asal Lampung Selatan, Mey, menyambut baik upaya Dinas Koperasi UKM Provinsi Lampung dalam mendukung pengembangan usaha. Namun, ia menilai pendampingan tetap diperlukan agar pelaku UMKM di desa mampu memenuhi standar kualitas produk.
“Saya setuju dengan program karena menjaga inovasi dan kualitas itu memang penting karena dapat menjaga kepercayaan konsumen. Namun, perlu didukung dengan pendampingan sehingga mereka dapat memenuhi standar kualitasnya.” ujar Mey pada Rabu, 21 Oktober 2026. (*)






