Irak Kembali Setelah 40 Tahun: Singa Mesopotamia Siap Mengguncang Piala Dunia 2026

Timnas Irak | Foto: Istimewa

ranjana.id – Boston | Setelah penantian panjang selama empat dekade, nama Irak kembali tercatat sebagai peserta Piala Dunia. Tim yang dijuluki Singa Mesopotamia ini memastikan satu tiket terakhir menuju edisi 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Bagi generasi pecinta sepak bola Asia, kembalinya Irak bukan sekadar partisipasi, melainkan simbol kebangkitan dan sejarah baru yang sedang dalam proses penulisan .

Jalur Kualifikasi yang Berliku: Laga Dramatis di Meksiko
Tidak ada jalan mudah bagi Irak untuk bisa terbang ke Amerika Utara. Mereka harus melewati salah satu jalur kualifikasi terpanjang di Asia. Setelah melalui pasang surut di putaran ketiga hingga kelima zona Asia, harapan Irak bergantung pada play-off antarbenua.

Pada tanggal 31 Maret 2026, di Stadion Monterrey, Meksiko, Irak menghadapi Bolivia dalam laga hidup-mati. Drama pun terjadi. Gol dari Ali Al-Hamadi dan Aymen Hussein memastikan kemenangan 2-1, menjadikan Irak sebagai tim ke-48 dan terakhir yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 . Momen itu menandai berakhirnya perjalanan panjang 937 hari kualifikasi yang melibatkan 899 pertandingan di seluruh dunia .

Neraka Grup I: Tantangan Berat dari Tiga Benua

Setelah lolos, Irak langsung ditempatkan di Grup I yang bisa dibilang sebagai salah satu “neraka” di babak penyisihan. Mereka tergabung bersama tiga kekuatan besar dari tiga benua berbeda: Prancis (juara bertahan Piala Dunia 2018 dan runner-up 2022), Norwegia (yang diperkuat oleh bintang dunia Erling Haaland), serta Senegal (juara Afrika dan tim yang sangat fisik) .

Berikut jadwal pertandingan Irak di babak grup:

  • 16 Juni 2026: Irak vs Norwegia.
  • 22 Juni 2026: Irak vs Prancis.
  • 26 Juni 2026: Irak vs Senegal.

Meskipun diunggulkan sebagai tim underdog, ambisi Irak jelas: meraih kemenangan perdana di pentas Piala Dunia. Sejauh ini, catatan gol Irak di Piala Dunia baru satu kali tercipta, yaitu oleh legenda Ahmed Radhi saat melawan Belgia pada edisi 1986 .

Skuad Inti: Dari Eks Premier League hingga Talenta Muda

Pelatih asal Australia, Graham James Arnold, yang membawa Australia ke babak 16 besar Piala Dunia 2022, kini dipercaya membangun kejutan bagi Irak . Arnold membawa skuad yang merupakan perpaduan antara pemain senior berpengalaman dan talenta muda diaspora yang bermain di Eropa.

Sorotan utama tertuju pada Aymen Hussein, pencetak gol terbanyak Irak di kualifikasi. Ia akan didampingi oleh Ali Al-Hamadi, yang membuat sejarah sebagai orang Irak pertama yang mencetak gol di Liga Premier Inggris .

Kreativitas tim dipegang oleh Zidane Iqbal (eks Manchester United) dan Amir Al-Ammari. Kejutan datang dari Ahmed Qasem, gelandang muda Nashville SC yang baru saja resmi membela Irak setelah sebelumnya memperkuat timnas Swedia .

Pertahanan dan Kiper: Pengalaman dijaga ketat oleh kapten tim Jalal Hassan di bawah mistar, serta bek tangguh Rebin Sulaka dan Merchas Doski.

Skuad lengkap Irak di Piala Dunia 2026:

  • Penjaga Gawang: Fahad Talib (Al Talaba), Jalal Hassan (Al-Zawraa), dan Ahmed Basil (Al-Shorta).
  • Bek: Hussein Ali (Pogo? Szczecin), Manaf Younis, Zaid Tahseen (Pakhtakor), Rebin Sulaka (Port), Akam Hashem (Al-Zawraa), Merchas Doski (Viktoria Plzen), Ahmed Yahya (Al-Shorta), Zaid Ismail (Al-Talaba), Frans Putros (Persib Bandung), dan Mustafa Saadoon (Al-Shorta).
  • Gelandang: Amir Al-Ammari (Cracovia), Kevin Yakob (AGF), Zidane Iqbal (Utrecht), Aimar Sher (Sarpsborg), Ibrahim Bayesh (Al-Dhafra), Ahmed Qasem (Nashville SC), Youssef Amyn (AEK Larnaca), dan Marko Farji (Venezia).
  • Penyerang: Ali Jasim (Como/Al Najma), Ali Al-Hamadi (Ipswich Town), Ali Youssef (Apollon Limassol), Aymen Hussein (Al-Karma), dan Mohanad Ali (Dibba).

Markas Rahasia di Bawah Tanah

Menariknya, persiapan Irak menghadapi turnamen ini sangat unik. Mereka memilih The Greenbrier di West Virginia sebagai markas dan pusat pelatihan. Bukan tanpa alasan, resor ini memiliki fasilitas olahraga kelas dunia dan jaraknya hanya 60-100 menit penerbangan dari tiga lokasi pertandingan mereka di Boston, Philadelphia, dan Toronto.

Namun, yang lebih menarik adalah fakta historis di balik hotel tersebut. Di bawah The Greenbrier, tersembunyi sebuah bunker nuklir rahasia peninggalan Perang Dingin yang dibangun pada tahun 1962. Bunker yang berada 219 meter di bawah tanah ini dirancang untuk menjadi tempat persembunyian anggota Kongres AS . Irak berharap “kekuatan” dan ketenangan markas legendaris ini dapat membantu mereka menciptakan kejutan di Amerika Serikat .

Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang partisipasi bagi Irak. Ini adalah puncak dari perjalanan yang dimulai dengan perjuangan panjang, diakhiri dengan drama di Meksiko. Singa Mesopotamia datang dengan beban sejarah 40 tahun dan misi untuk membuktikan bahwa sepak bola Asia Barat telah bangkit. Mampukah mereka mencuri poin dari raksasa Eropa dan Afrika? Nantikan aksi mereka mulai 16 Juni 2026. (Redaksi-001)