Skuad De Oranje Di Piala Dunia 2026 Optimis Di Tengah Badai Cedera

Timnas Belanda | Foto: Istimewa

ranjana.id – Texas | Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Timnas Belanda (De Oranje) kembali memasuki turnamen dengan status yang familiar: kuda hitam. Dikenal dengan filosofi Total Football-nya, Belanda membawa beban sejarah sebagai “juara tanpa mahkota” dengan tiga kali menjadi runner-up (1974, 1978, 2010). Di edisi kali ini, skuad asuhan Ronald Koeman hadir dengan komposisi yang unik—lini pertahanan terbaik di turnamen namun dilanda badai cedera di lini depan dan tengah .

Solid di Belakang, Kreatif di Tengah, Waspada di Depan

Pelatih Ronald Koeman secara resmi telah merilis skuad 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Keputusan terbesarnya adalah memanggil pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belanda, Memphis Depay, yang berhasil pulih tepat waktu dari cedera hamstring yang didapatnya saat membela Corinthians di Brasil.

Skuad lengkap Belanda di Piala Dunia 2026:

  • Penjaga Gawang: Bart Verbruggen (Brighton), Mark Flekken (Bayer Leverkusen), dan Robin Roefs (Sunderland).
  • Bek: Nathan Ake (Manchester City), Virgil van Dijk (Liverpool), Denzel Dumfries (Inter Milan), Jorrel Hato (Chelsea), Jan Paul van Hecke (Brighton & Hove Albion), Jurrien Timber (Arsenal), Micky van de Ven (Tottenham Hotspur), dan Mats Wieffer (Brighton & Hove Albion).
  • Gelandang: Ryan Gravenberch (Liverpool), Frenkie de Jong (Barcelona), Teun Koopmeiners (Juventus), Noah Lang (Galatasaray), Tijjani Reijnders (Manchester City), Marten de Roon (Atalanta), Guus Til (PSV), dan Quinten Timber (Marseille).
  • Penyerang: Brian Brobbey (Sunderland), Memphis Depay (Corinthians), Cody Gakpo (Liverpool), Justin Kluivert (Bournemouth), Donyell Malen (AS Roma), Crysencio Summerville (West Ham United), dan Wout Weghorst (Ajax).

Lini Pertahanan (Benteng Tak Tertembus)

Ini adalah sektor terkuat Belanda. Dipimpin oleh kapten Virgil van Dijk (Liverpool), lini belakang juga diperkuat oleh Nathan Ake (Manchester City) dan Micky van de Ven (Tottenham Hotspur) yang kecepatannya luar biasa. Kehadiran Jurrien Timber (Arsenal) dan Denzel Dumfries (Inter Milan) memberikan opsi rotasi yang solid . Namun, absennya bek sayap eksplosif Jeremie Frimpong mengejutkan banyak pihak .

Lini Tengah (Jantung Tim)

Frenkie de Jong (Barcelona) akan menjadi motor utama permainan. Ia didampingi oleh duet gelandang muda dinamis, Ryan Gravenberch (Liverpool) dan Tijjani Reijnders (Manchester City). Namun, Koeman kehilangan gelandang kreatif Xavi Simons (Tottenham) yang mengalami cedera ACL parah, serta Jerdy Schouten yang mengalami cedera serupa .

Lini Serang (Tanda Tanya Besar)

Selain Depay, Belanda memiliki Cody Gakpo (Liverpool) yang akan menjadi motor serangan utama. Donyell Malen (AS Roma) datang dengan modal apik setelah mencetak 14 gol di Serie A, sementara Wout Weghorst (Ajax) siap menjadi target man di menit-menit akhir .

Jadwal dan Persaingan Grup F

Belanda tergabung di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia. Meski di atas kertas diunggulkan, grup ini memiliki jebakan tersendiri. Swedia adalah langganan kejutan, sementara Jepang telah membuktikan diri sebagai penakluk raksasa dunia .

Berikut jadwal pertandingan fase grup Belanda (dalam WIB):

  • 15 Juni 2026 (03:00 WIB): Belanda vs Jepang.
  • 21 Juni 2026 (00:00 WIB): Belanda vs Swedia .
  • 26 Juni 2026 (06:00 WIB): Tunisia vs Belanda.

Laga pembuka melawan Jepang diprediksi akan menjadi penentu utama bagi momentum tim asuhan Koeman .

Tantangan di Balik Terpal Oranye

Meski memiliki skuad dengan kualitas di atas kertas, perjalanan Belanda tidaklah mulus. Masalah kebugaran menjadi momok utama.

Cedera dan Kebugaran: Selain kehilangan Xavi Simons, Matthijs de Ligt juga belum pulih total dari cedera punggung. Pelatih Koeman bahkan sempat mengancam hanya akan membawa pemain yang benar-benar fit, namun kondisi skuad yang rapuh memaksanya untuk mengambil risiko, terutama pada Memphis Depay yang baru saja pulih .

Kutukan Runner-Up

Tekanan mental untuk mematahkan kutukan tiga kali runner-up selalu membayangi. Federasi sepak bola Belanda (KNVB) menargetkan setidaknya semifinal, namun Koeman secara pribadi mengincar gelar juara .

Prediksi dan Harapan
Di atas kertas, keseimbangan skuad Belanda memungkinkan mereka untuk melangkah jauh. Lini pertahanan yang kokok, dipimpin Van Dijk, memberi fondasi bagi lini tengah yang kreatif untuk mencari peluang bagi Gakpo dan Depay.

Banyak pengamat memprediksi Belanda mampu menembus perempat final atau bahkan semifinal . Namun, kehilangan pemain sekreatif Xavi Simons dan ketergantungan pada pemain yang baru pulih cedera seperti Depay serta Frenkie de Jong bisa menjadi batu sandungan saat menghadapi tekanan tinggi di babak gugur. Kunci utama De Oranje adalah menjaga kebugaran para pemain inti dan konsistensi di lini depan .

Satu hal yang pasti, euforia untuk De Oranje tidak hanya terasa di Amsterdam. Di belahan dunia lain, khususnya Indonesia Timur, dukungan untuk Belanda dipastikan akan bergema keras. Doa dan dukungan dari para penggemar setia akan mengiringi langkah Virgil van Dijk dan kawan-kawan dalam misi membawa pulang trofi emas Piala Dunia pertama untuk Belanda. (Redaksi-001)