ranjana.id – Pringsewu | Duka masih menyelimuti keluarga tiga siswa sekolah dasar yang meninggal dunia akibat tenggelam di Bendung Widara Payung, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, pada 5 Oktober 2026 lalu. Di tengah suasana duka tersebut, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mendatangi kediaman keluarga para korban, Jumat 9 Oktober 2026, sekaligus menyerahkan bantuan dan santunan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.
Ketiga korban masing-masing Zainul (7) dan Dafa Alfarezel (8), warga Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, serta Khoirul Umam (8), warga Pekon Sinarbaru, Kecamatan Sukoharjo. Dalam kunjungan tersebut, Riyanto menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga dalam menghadapi musibah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu maupun pribadi, kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran, dan kita semua dapat mengambil hikmah dari musibah yang terjadi,” ucap Riyanto.
Menurutnya, penyerahan bantuan dan santunan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan. Bantuan diserahkan kepada masing-masing keluarga atau ahli waris korban. Riyanto berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin sesuai kebutuhan keluarga.
Kunjungan itu turut didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Rahayu Pamungkas, Asisten Administrasi Umum Arif Nugroho, Kepala Dinas Sosial Debi Hardian, serta perwakilan BPBD, kecamatan dan pekon setempat. Pemerintah Kabupaten Pringsewu berharap keluarga korban diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit ini, sementara musibah tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya perhatian terhadap keselamatan anak-anak di lingkungan sekitar. (*)






