ranjana.id – Teheran | Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, berpesan kepada rakyatnya bahwa musuh-musuh Iran sedang dikalahkan, sementara keretakan kini telah muncul di pihak musuh. Pesan tertulis Mojtaba Khamenei ini disebarluaskan melalui siaran televisi di Iran (20/3/2026).
Khamenei memuji keteguhan hati rakyat Iran dalam melakukan perlawanan di bawah persatuan dan keamanan nasional”.
“Saat ini, karena persatuan yang telah tercipta di antara saudara-saudara sebangsa kita, terlepas dari perbedaan dalam asal-usul agama, intelektual, budaya, dan politik, musuh telah dikalahkan,” pesan Khamenei.
Ia mengatakan, meski Amerika Serikat dan Israel meyakini rakyat Iran bakal menggulingkan pemerintah, namun ia menyebut itu merupakan kesalahan perhitungan yang besar.
Mojtaba Khamenei sendiri belum pernah terlihat di publik sejak ia menjadi pemimpin tertinggi menggantikan Ayatollah Ali Khamenei yang tewas pada 28/2/2026 lalu.
“Perang dilancarkan di bawah khayalan bahwa jika puncak rezim dan tokoh-tokoh militer berpengaruh tertentu mencapai kemartiran, itu akan menanamkan rasa takut dan keputusasaan pada rakyat kita tercinta, dan melalui cara ini, mimpi untuk mendominasi Iran dan kemudian memecah belahnya akan terwujud. Sebaliknya, telah muncul keretakan di pihak musuh” kata Mojtaba, dikutip dari Al Jazeera.
Khamenei juga membantah bahwa Iran bertanggungjawab atas serangan ke Turki dan Oman. Ia menilai serangan tersbut dilakukan sendiri oleh musuh Iran.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali bahwa negaranya tidak penggunaan senjata nuklir dan menyatakan Iran tidak memulai perang dengan negara-negara tetangganya.
Ia mengatakan Iran mengusulkan untuk membangun perdamaian dan stabilitas di kawasan, dibentuk struktur keamanan regional dari negara-negara Islam.
“Kita tidak butuh kehadiran pihak luar di kawasan ini,” tambahnya. (Redaksi – 001)






