ranjana.id – Bandar Lampung | Pemerintah Provinsi Lampung mulai merancang rencana pengembangan infrastruktur transportasi laut baru berupa pelabuhan umum di wilayah Ketapang, Lampung Selatan. Proyek strategis ini rencananya akan memanfaatkan lahan seluas 28 hektare yang berlokasi di kawasan Pantai Onaria.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menjelaskan bahwa proyek ini sedang dalam tahap pembahasan awal bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Pelabuhan ini direncanakan mengusung konsep multipurpose yang memiliki fungsi serupa dengan Pelabuhan Panjang untuk mendukung aktivitas logistik daerah.
Proses pengembangan ini akan melibatkan pihak swasta dan investor sebagai motor penggerak utama dalam pembiayaan serta operasional pembangunan. Kehadiran pelabuhan baru ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas ekonomi dan memaksimalkan aset lahan yang dimiliki oleh pemerintah provinsi.
“Kita ada lahan di sana, mungkin nanti akan kita kembangkan menjadi pelabuhan umum. Masih dini, masih janin,” ujar Bambang, Jumat, 13 Maret 2026.
Meskipun masih dalam tahap perencanaan awal, keberadaan pelabuhan ini diproyeksikan menjadi solusi baru bagi distribusi komoditas unggulan di wilayah selatan Lampung. Pemerintah daerah terus melakukan kajian mendalam mengenai kelayakan teknis dan dampak ekonomi yang akan dihasilkan dari proyek tersebut.
Sinergi dengan pusat melalui BKPM menjadi langkah penting untuk menarik minat investasi pada sektor infrastruktur perhubungan di Lampung. Pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat yang berada di sekitar area pelabuhan.
Pemprov Lampung berkomitmen untuk terus mengawal rencana ini agar dapat terealisasi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah. Fokus pembangunan infrastruktur tetap diarahkan pada peningkatan daya saing daerah melalui sistem logistik yang lebih efisien. (*)






