Waspada, Ini 5 Tanda Kampas Rem Mobil Anda Harus Segera Diganti

ranjana.id Rem adalah salah satu sistem keselamatan terpenting pada kendaraan. Kampas rem yang aus tidak hanya mengurangi performa pengereman, tetapi juga membahayakan keselamatan Anda dan penumpang. Berikut adalah tanda-tanda kritis yang menunjukkan kampas rem mobil Anda perlu segera diganti.

1. Suara Berisik yang Mengganggu

Suara decitan atau kretek-kretek: Kebanyakan kampas rem modern dilengkapi dengan indikator logam yang akan berbunyi ketika ketebalan kampas menyisakan sekitar 3-4mm. Suara ini dirancang sebagai peringatan awal.
Suara gesekan logam: Jika Anda mendengar suara kasar seperti logam menggesek logam, ini tanda bahaya! Berarti kampas rem sudah habis total dan logam backing plate sudah bersentuhan langsung dengan cakram rem.

2. Performa Pengereman Menurun

  • Jarak pengereman bertambah panjang: Mobil membutuhkan jarak lebih jauh untuk berhenti sepenuhnya.
  • Rem terasa lunak atau terlalu keras: Pedal rem bisa terasa lebih dalam (soft) ketika ditekan, atau sebaliknya, terasa keras dan kurang responsif.
  • Mobil menarik ke satu sisi: Jika mobil cenderung menarik ke kiri atau kanan saat direm, bisa jadi salah satu kampas rem lebih aus dari yang lain.

3. Indikator Dashboard Menyala

Beberapa mobil modern memiliki sensor kampas rem yang terhubung dengan sistem komputer kendaraan. Ketika lampu peringatan rem menyala di dashboard (biasanya berwarna merah atau kuning), segera periksakan kendaraan Anda.

4. Visual Check: Ketebalan Kampas Rem

Anda bisa melakukan pengecekan visual melalui celah roda:

  • Kampas rem depan: Minimal ketebalan 3mm
  • Kampas rem belakang: Minimal ketebalan 2mm
  • Jika ketebalan sudah mendekati atau di bawah angka tersebut, saatnya mengganti.

5. Perubahan pada Pedal Rem atau Setir

  • Getaran pada pedal rem atau setir: Bisa menandakan cakram rem yang sudah tidak rata (ombak) akibat kampas rem yang terlalu tipis.
  • Sensasi berdenyut pada pedal rem saat pengereman.

Faktor yang Mempercepat Keausan Kampas Rem

  • Kebiasaan mengemudi agresif (sering nge-rem mendadak)
  • Sering berkendara di kondisi lalu lintas padat
  • Mengemudi di daerah perbukitan atau turunan tajam
  • Kualitas kampas rem yang rendah

Saran Perawatan

  • Periksa secara berkala: Setiap 10.000 km atau sesuai rekomendasi buku panduan kendaraan
  • Ganti secara berpasangan: Selalu ganti kampas rem pada as roda yang sama (kedua roda depan atau belakang) sekaligus
  • Gunakan suku cadang berkualitas: Investasi pada kampas rem original atau berkualitas tinggi adalah investasi untuk keselamatan
  • Periksa juga cakram rem: Pastikan cakram rem tidak baret atau mengalami keausan tidak merata

Jangan pernah menunda penggantian kampas rem! Biaya penggantian kampas rem jauh lebih murah dibandingkan biaya perbaikan akibat rem blong atau biaya yang lebih mahal: keselamatan jiwa. Jika Anda mengalami salah satu tanda di atas, segera kunjungi bengkel terpercaya untuk pemeriksaan dan penggantian.

Ingat: Rem yang prima bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi tentang hidup dan mati. Selalu prioritaskan kondisi rem kendaraan Anda untuk keselamatan semua pengguna jalan. (Redaksi)