SURGE Targetkan Perluasan Internet Rp100 Ribu Ke Luar Pulau Jawa

Internet Untuk Rakyat Dari SURGE | Foto: SURGE

ranjana.id – Jakarta | PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) menargetkan perluasan internet murah Rp100 ribu ke luar Pulau Jawa. Jangkauan jaringan tersebut mencakup wilayah Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua guna memperluas penetrasi konektivitas internet nasional.

SURGE mengandalkan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) guna menghadirkan tarif internet terjangkau bagi masyarakat luas. Komisaris Utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk Fadel Muhammad Al-Haddar memberikan pernyataan resmi kepada publik.

Pemerataan konektivitas digital menjadi fokus utama perusahaan. Hal ini dalam melayani kebutuhan komunikasi masyarakat di pelosok daerah.

“SURGE menghadirkan solusi internet murah Rp100 ribu per rumah dengan teknologi FWA berbasis frekuensi. Karena harganya terjangkau, permintaan pasar terhadap layanan internet ini sangat besar,” kata Fadel Muhammad Al-Haddar dalam keterangan tertulisnya, Minggu 25 Oktober 2026.

Fadel menjelaskan langkah strategis korporasi dalam menggelar infrastruktur telekomunikasi bawah laut antarwilayah kepulauan Indonesia. Penggelaran kabel bawah laut tersebut bertujuan untuk menghubungkan jaringan antarpulau demi percepatan transformasi digital nasional.

“Kita mau kembangkan lagi internet murah ini di daerah-daerah. Kita ingin di Sulawesi, Kalimantan, sampai Papua. Sekarang sedang kita gelar kabel,” ucap Fadel.

Ia menilai bahwa tarif langganan yang tinggi menjadi penghambat utama peningkatan penetrasi digital masyarakat Indonesia. Perusahaan menawarkan alternatif layanan murah bagi warga yang belum terlayani oleh penyedia internet konvensional saat ini.

“Penetrasi internet kita masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara ASEAN. Bukan karena anak-anak tidak membutuhkan internet, tetapi karena harganya mahal,” ujar Fadel.

Fadel menyoroti potensi pasar sambungan jaringan perumahan yang masih terbuka sangat lebar di seluruh tanah air. Penyedia jasa telekomunikasi tersebut berencana mengembangkan ekosistem konten digital guna mendukung kebutuhan hiburan keluarga masyarakat.

“Target kita rumah, semua rumah di Indonesia ini ada 90 juta rumah. Sekarang baru terisi sekitar 16 juta rumah,” kata Fadel.

Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong pemanfaatan teknologi informasi secara produktif bagi seluruh masyarakat luas. Konektivitas jaringan yang memadai mampu membuka peluang pemanfaatan teknologi modern pada berbagai sektor pelayanan publik.

“Kami memprioritaskan tiga sektor, yakni pendidikan, hiburan, serta pengembangan pendidikan rumah berbasis internet. Dengan layanan ini, masyarakat dapat belajar dari rumah secara lebih mudah melalui akses internet terjangkau,” ujar Fadel.

Fadel menyatakan bahwa langkah ekspansi jaringan selaras dengan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto saat ini. Seluruh infrastruktur telekomunikasi telah melalui pengujian independen guna memastikan mutu keandalan layanan bagi konsumen luas.

“Kalau Pak Prabowo mengatakan, kebutuhan internet ini sudah seperti kebutuhan sembako. Kalau internetnya tidak ada, ya repot,” kata Fadel. (*)