Desa  

Pemdes Sidoharjo Gelar Gerakan ASRI Untuk Jaga Kebersihan Dan Keasrian Desa

Pemdes Sidoharjo, Way Panji, Lampung Selatan, Gelar Gerakan ASRI Di Desanya | Foto : ranjana.id - 004

ranjana.id – Lampung Selatan | Dalam rangka menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan bersama Pemerintah Desa Sidoharjo Kecamatan way Panji melaksanakan kegiatan KORVE (Kerja Bakti/Gotong Royong) dilingkungan Pasar Desa Sidoharjo, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial Lampung Selatan, Kepala Desa Sidoharjo, Aparatur Desa, Karang Taruna Desa Sidoharjo, FPPJ, TAGANA. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan.

Pelaksanaan KORVE ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Gerakan ASRI yang dicanangkan oleh Presiden RI, sekaligus sebagai upaya menciptakan lingkungan desa yang aman, sehat, bersih, dan indah. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan area Pasar Desa Sidoharjo dan sekitarnya, pemangkasan rumput , pembersihan saluran drainase, pengumpulan sampah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Puji Sukanto dalam sambutannya menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan dan tata lingkungan menuju Desa HELAU sebagaimana program Bupati Lampung Selatan.

“Desa HELAU ini merupakan program yang dicanangkan Bupati untuk mewujudkan lingkungan indah, hijau, inovatif, dan berdaya saing”, jelasnya.

Kepala Desa Sidoharjo, Marjana menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat kerja kolektif.

“Melalui Gerakan ini, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, sehat, resik, dan indah,” ungkapnya.

Hasran Hadi, TAGANA Lampung Selatan menuturkan, Keterlibatan Pemuda diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas agar budaya gotong royong terus terpelihara dan dilaksanakan secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing.

“Pemuda sebagai motor penggerak lingkungan meski memberikan contoh baik bagi warga, kektika Pemuda bergerak untuk kebersihan lingkungan maka warga akan senantiasa mwngikutinya”, tutupnya. (Redaksi-004)