ranjana.id – Bandar Lampung | Klaim bahwa Bandar Lampung adalah kota besar perdagangan dan jasa yang menuju kota metropolitan, harus dipertanyakan. Pasalnya, banyak infrastruktur jalan yang jauh dari klaim tersebut.
Salah satu ruas jalan yang rusak dan tidak mencerminkan infrastruktur kota perdagangan dan jasa tersebut ada di Jalan Sultan Badarudin II, Gunung Agung, Langkapura.
Jalan yang menghubungkan Jalan Sulatan Badarudin dan Jalan Kepodang itu, penuh lubang dan jika hujan turun berubah seperti kubangan besar yang penuh air kotor berwarna coklat.
Andi (47), warga sekitar, mengatakan, bahwa jalan penghubung Jalan Sulatan Badarudin dan Jalan Kepodang penuh lubang dan belum pernah diperbaiki Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.
“Setahu saya, sudah sepuluh tahun saya tinggal di sini jalannya belum pernah diperbaiki. Banyak lubang, kalau hujan seperti kubangan”, ujar Andri.
Ia menambahkan bahwa seharusnya Pemkot Bandar Lampung lebih memikirkan perbaikan jalan ketimbang membangun tugu dan gerbang-gerbang karena jalan merupakan sarana pra sarana yang menunjang perekonomian masyarakat dan kemajuan kota.

“Entah apa yang dipikirkan Walikota, banyak tugu dibangun, banyak jalan dibuatkan gerbang yang megah, tapi jalan berlubang dibiarkan tanpa perbaikan. Mudah-mudahan segera diperbaiki ini jalan yang rusak di Gunung Agung, Langkapura.” ujar Andi.
Senada, Makmun (41), warga Susunan Baru, Tanjung Karang Barat, mengatakan, jalan rusak diantara Jalan Sulatan Badarudin dan Jalan Kepodang itu merupakan akses penghubung yang membantu perekonomian masyarakat.
“Tukang ojol, pedagang, dan orang berangkat kerja, menggunakan jalan itu setiap hari. Kalau jalannya berlubang dan rusak ya cukup mengganggu.” kata Makmun.
Ia juga mengatakan, jalan rusak tersebut minim penerangan, sehingga saat malam sangat gelap dan jika hujan dapat menyebabkan motor terperosok lubang.
“Mudah-mudahan Pemkot Bandar Lampung segera memperbaiki jalan tembus Jalan Sulatan Badarudin dan Jalan Kepodang ini, biar warga tidak terhambat”, harap Andi. (Redaksi – 001)






