Atasi Karhutla, Pemprov Lampung Maksimalkan Water Bombing Dan Modifikasi Cuaca

Helikopter Water Boombing | Foto: Pemprov Lampung

ranjana.id – Bandar Lampung | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengoptimalkan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pengerahan helikopter water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Upaya tersebut dilakukan dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terutama untuk menangani kebakaran di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

“Dukungan operasi udara diajukan atas permohonan Gubernur Lampung dan menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan karhutla di wilayah tersebut,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung, Aswarodi, saat memantau pelaksanaan OMC di Posko OMC Bandara Raden Intan II, Sabtu 17 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, pelaksanaan OMC juga merupakan tindak lanjut atas perhatian Presiden terhadap penanganan karhutla. Dalam operasi ini, Pemprov Lampung bekerja sama dengan penyedia layanan penerbangan Smart Aviation. Penyemaian awan telah dilakukan sejak 10 Oktober 2026.

Hingga Sabtu (17/10/2026), tim udara telah melaksanakan tiga sorti penerbangan di wilayah Lampung. Penyemaian awan yang dilakukan pada 11 Oktober sempat menghasilkan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Aswarodi menambahkan, pelaksanaan OMC masih bergantung pada kondisi atmosfer. Sejak 14 Oktober, pertumbuhan awan konvektif di wilayah Lampung bagian timur dilaporkan minim sehingga menyulitkan tim Smart Aviation melakukan penyemaian awan lanjutan.

Selain kendala cuaca, pemadaman menggunakan helikopter water bombing di kawasan TNWK juga menghadapi tantangan berupa rapatnya tajuk pepohonan dan tingginya vegetasi. Kondisi tersebut menghambat air mencapai permukaan lahan yang terbakar, khususnya di area gambut. (*)