Netflix Hadirkan Cinderella Dengan Sudut Pandang Baru

Potongan Adegan Cinderella | Foto: Netflix

ranjana.id – Jakarta | Netflix merilis trailer film animasi Steps. Netflix Animation Studios ini menawarkan sudut pandang berbeda terhadap dongeng Cinderella dengan menjadikan dua saudara tiri yang selama ini dikenal sebagai tokoh antagonis sebagai pusat cerita. Film tersebut dijadwalkan tayang secara global melalui Netflix pada 20 November 2026.

Melansir dari laman Netflix Tudum, film yang disutradarai Alyce Tzue dan John Ripa ini menghadirkan Ali Wong sebagai pengisi suara Lilith, Stephanie Hsu sebagai Margot, dan Amanda Seyfried sebagai Cinderella. Ceritanya mengangkat kembali kisah klasik Cinderella melalui perspektif dua saudara tirinya yang memiliki karakter dan persoalan berbeda.

Konflik bermula ketika Lilith, yang merasa selalu berada dalam bayang-bayang Cinderella, mencuri tongkat sihir Ibu Peri dan mengacaukan pesta kerajaan bersama Margot. Tindakan tersebut berujung pada kekacauan yang membuat Priscilla, tokoh antagonis yang ambisius, mengambil alih kekuasaan kerajaan.

Lilith kemudian harus bekerja sama dengan Cinderella untuk menyelamatkan kerajaan. Mereka menghadapi berbagai rintangan. Menurut sutradara Alyce Tzue, cerita Steps berfokus pada hubungan antarsaudara yang memiliki perbedaan karakter, tetapi akhirnya menyadari bahwa mereka memiliki lebih banyak kesamaan daripada perbedaan.

Sutradara Alyce Tzue mengatakan bahwa film ini dibuat untuk mengubah sudut pandang dongeng yang biasanya berfokus pada tokoh utama yang memperoleh keajaiban. Ia ingin memberikan ruang cerita kepada dua saudara perempuan yang selama ini ditempatkan sebagai tokoh antagonis.

Dari sisi musik, Steps menghadirkan lagu-lagu yang melibatkan JENNIE, Rose Gray, EMEI, dan Amanda Seyfried. Justin Tranter bertindak sebagai penulis sekaligus produser musik tersebut.

Melalui pendekatan cerita yang berbeda, Steps mengangkat tema penerimaan diri, hubungan antarsaudara, dan perasaan menjadi orang yang tidak selalu diterima oleh lingkungan. Film animasi ini mengajak penonton melihat bahwa karakter seseorang tidak selalu dapat dinilai hanya dari peran yang selama ini melekat padanya. (*)