Menggagas Desa Milyarder: Kolaborasi Menuju Kemandirian Ekonomi Desa

Webinar bahas Master Plan Desa Milyader (foto : prianton.web.id)

Banyumas – Gerakan Desa Membangun (GDM) kembali menggagas ide pembangunan desa di Indonesia. Kali ini, GDM menggulirkan ide desa milyader sebagai wacana pengembangan desa di Indonesia.

Dalam webinar bertajuk “Membangun Desa Milyarder dengan Digitalisasi” yang di gelar GDM, berapa pihak yang peduli isu desa dan kepala desa- kepala desa yang maju turut memperkaya ide tersebut (21/1/2025). Hadir dalam webinar tersebut perwakilan aktivis GDM, NARA (PT. Harmoni Diorama Nusantara) dan Kepala Desa dan Perangkat Desa dari Riau dan Sumatera Barat, dengan narasumber Pri Anton Subardio, Joko Winarno, Lilik Tri Djatmiko, dan Trias Bratakusuma.

Pri Anton Subardio, aktivis GDM, menjelaskan, dengan konten-konten kreatif di internet, desa dapat meningkatkan daya tarik wisata, mendukung pemasaran produk lokal, dan menarik investor.

“Konten-konten tentang desa yang di upload ke internet merupakan media promosi desa yang mendorong pihak lain untuk berbelanja ke desa, teruma di sektor pariwisata”, jelasnya.

Senada, Joko Winarno, Direktur BUMDes Ponggok, menerangkan, kisah sukses Desa Ponggok, yang mampu menghasilkan pendapatan miliaran pertahun melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) merupakan kolaborasi antara Pemerintah Desa, lembaga desa dan masyarakat.

“Kunci utama transformasi Ponggok menjadi desa mandiri itu kolaborasi banyak pihak, tanpa kolaborasi Desa Ponggok tidak akan terkenal di nusantara”, jelas Joko

Lilik Tri Djatmiko menyoroti pentingnya perencanaan yang matang dalam pengelolaan keuangan desa. Ia memberikan contoh inovatif dari Desa Sidowayah, di mana warga lokal dilibatkan sebagai investor untuk mengembangkan unit bisnis desa, sehingga menciptakan siklus ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Trias Bratakusuma, Direktur Nara untuk Produk Amanda (Aplikasi Manajemen Bumdesa/Bumdesma), menjelaskan manfaat aplikasi Amanda untuk mendukung pengelolaan Bumdesa.

“Dengan fitur pengelolaan keuangan yang real-time, Amanda memastikan transparansi dalam operasional desa, mulai dari laporan keuangan hingga manajemen karyawan’, jelas Trias.

Webinar Menggagas Desa Milyarderini juga diisi diskusi dan cerita inspiratif dari Perangkat desa dan kepala desa yang berbagi pengalaman mereka dalam mengelola Dana Desa selama 10 tahun terakhir.

Peserta webinar ini sepakat bahwa transformasi desa membutuhkan aksi nyata dan inovasi teknologi dan optimis pembangunan desa yang dikelola dengan transparan, akuntabel dan partisipatif akan menjadikan desa-desa di Indonesia menjadi desa milyader dan mengangkat derajat ekonomi masyarakat Desa. (Admin)