ranjana.id – Lampung Utara | Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, mencanangkan Program Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Desa Tata Karya, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara, pada Selasa 20 Oktober 2026. Program ini bertujuan memperkuat peran keluarga melalui pembinaan berkelanjutan dan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Dalam kegiatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza yang akrab disapa Batin Wulan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Pemerintah Desa Tata Karya, kader PKK, serta masyarakat yang telah mendukung pencanangan program tersebut. Ia menegaskan bahwa Desa TAPIS merupakan wujud komitmen bersama dalam menjadikan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Batin Wulan menjelaskan bahwa pembinaan Desa TAPIS tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mencakup penguatan kelembagaan dan penyelarasan kepemimpinan. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan serta kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting untuk menciptakan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Sebelum pencanangan, Batin Wulan bersama rombongan meninjau sejumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Tata Karya, mulai dari kebun ketahanan pangan PKK hingga sektor perikanan dan peternakan warga. Rombongan juga melihat pelayanan posyandu dan Bina Keluarga Balita (BKB) sebagai upaya mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Peninjauan dilanjutkan dengan melihat pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan bagi balita, serta pelatihan yang berkaitan dengan kelompok kerja (Pokja) I dan IV PKK. Berbagai kegiatan tersebut mencerminkan kontribusi PKK dalam mendorong kemandirian keluarga, meningkatkan kesadaran kesehatan, dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Batin Wulan menegaskan bahwa pelaksanaan pembinaan Desa TAPIS akan dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa program tersebut mendapat pemantauan langsung dari Gubernur Lampung guna memastikan kegiatan yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, TP PKK provinsi dan kabupaten, serta pemerintah desa dapat terus diperkuat dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci agar 10 Program Pokok PKK dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui Program Desa TAPIS, pemberdayaan keluarga diharapkan semakin terarah sehingga mampu mewujudkan keluarga yang mandiri, berkualitas, dan sejahtera. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung terwujudnya Lampung Maju menuju Indonesia Emas. (*)






