Jakarta, ranjana.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump telah merilis daftar 58 negara yang menghambat perdagangan Amerika Serikat. Indonesia, termasuk dalam daftar negara penghambat AS yang disusun oleh Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR).
Diketahui, Donald Trump telah lama mengkampanyekan kebijakan “tarif timbal balik”, yang bertujuan untuk menyeimbangkan defisit perdagangan AS dengan negara-negara mitra dagangnya. Trump menuduh berbagai negara menerapkan tarif dan kebijakan perdagangan yang tidak adil terhadap produk AS.
Amerika dibawah kepemimpinan Trump berencana menerapkan bea masuk terhadap produk 58 negara dalam daftar tersebut. Namun, detail spesifik dari kebijakan ini masih samar. Trump mengklaim kebijakan ini akan mengatur ulang hubungan dagang Amerika dengan dunia.
Para ekonom AS memperingatkan bahwa tarif yang diterapkan secara luas dapat memicu perang dagang global yang merugikan AS.
Meskipun tidak merinci detail negara-negara tersebut, data perdagangan AS menunjukkan adanya defisit perdagangan terbesar terjadi pada tahun 2024 antara AS denga China, Uni Eropa, Meksiko, Vietnam, termasuk dengan Indonesia. (Redaksi)