Bandar Lampung, ranjana.id – Rencana Bhayangkara FC menjadikan Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, sebagai homebase mereka di Liga 1 musim 2025/2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung, Descatama Paksi Moeda, mengungkapkan bahwa Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, telah bertemu langsung dengan jajaran manajemen Bhayangkara FC untuk membahas peluang tersebut. Bahkan, Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Kombes Sumardji, telah meninjau langsung kondisi stadion pada Kamis 6/3/2025.
Alhamdulillah, Pak Gubernur sudah bertemu dengan pengurus inti Bhayangkara FC. Kami dari Pemprov Lampung sangat mengapresiasi jika Bhayangkara FC menjadikan Lampung sebagai salah satu homebase mereka,” ujar Descatama, Jumat, 7/3/2025.
Meskipun dukungan penuh telah diberikan, Stadion PKOR Way Halim masih membutuhkan sejumlah perbaikan agar layak digunakan sebagai markas klub Liga 1. Mulai dari tribun penonton, tempat duduk, ruang ganti pemain, hingga fasilitas toilet yang harus ditingkatkan.
Tak hanya itu, untuk memenuhi standar sepak bola modern, stadion ini juga harus dilengkapi dengan teknologi Video Assistant Referee (VAR).
“Teknologi VAR harus dipersiapkan agar stadion ini benar-benar berstandar internasional. Hal ini penting untuk membantu wasit mengambil keputusan yang lebih akurat,” tambahnya.
Saat ini, stadion berkapasitas sekitar 20.000 penonton tersebut juga berencana menerapkan sistem one seat per spectator atau satu kursi per penonton, yang kemungkinan akan mengurangi kapasitas namun meningkatkan kenyamanan dan keamanan.
Jika Bhayangkara FC resmi memilih Lampung sebagai homebase, dampaknya diyakini akan sangat positif bagi perkembangan olahraga di daerah ini. Kehadiran klub Liga 1 diharapkan dapat membangkitkan gairah sepak bola Lampung sekaligus meningkatkan prestasi atlet-atlet lokal, terutama menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB-NTT.
“Harapannya, olahraga di Lampung semakin berkembang dan bisa memberikan prestasi lebih baik di tingkat nasional,” tutup Descatama.
Bhayangkara FC sendiri saat ini sedang mencari stadion kandang usai sukses promosi ke Liga 1 musim 2025/2026. Klub ini naik kasta setelah menjadi runner-up Liga 2 2024/2025, usai kalah 1-2 dari PSIM Yogyakarta di final yang digelar di Stadion Manahan, Solo, pada 26 Februari 2025.
Selain PKOR Way Halim, mereka juga mempertimbangkan beberapa opsi lain, termasuk Stadion PTIK di Jakarta Selatan, yang selama ini menjadi markas utama mereka. (*)