Kemenaker Targetkan Bangun 14 Balai Pelatihan Vokasi Baru

Peserta Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch V | Foto: Istimewa

ranjana.id – Jakarta | Kementerian Ketenagakerjaan akan membangun sebanyak 14 balai pelatihan vokasi baru pada tahun 2027 mendatang. Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli.

Menurutnya, dengan tambahan 14 balai pelatihan baru, maka jumlah balai pelatihan bertambah. Dari saat ini 42 unit menjadi 56 unit se Indonesia dari Aceh hingga Papua.

Ia mengatakan, tujuan penambahan tersebut ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan keterampilan kerja. Serta meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Target kita minimal di setiap Provinsi ada satu balai. Nantinya, balai tersebut juga akan membina balai-balai milik pemerintah provinsi maupun pemerintah kota,” katanya, usai membuka kegiatan Orientasi Peserta Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch V di Kota Bekasi, Jumat, 16 Oktober 2026.

Selain membangun 14 balai pelatihan vokasi baru, Kemenaker juga tengah membangun Pusat Pelatihan Disabilitas. Yang direncanakan beroperasi pada 2027 mendatang.

Ia menjelaskan, Pusat Pelatihan Disabilitas saat ini tengah dalam proses persiapan. Adapun lokasinya berada dalam komplek Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) di Kota Bekasi.

Ia mengatakan, di tempat tersebut akan ada beberapa jenis pelatihan. Mulai dari pelatihan call center, pelatihan IT dan Barista, menjahit hingga perbengkelan.

“Kita sedang menyiapkan Pusat Pelatihan Disabilitas, Insya Allah tahun depan beroperasi. Nanti di sana ada pelatihan call center, IT, Barista menjahit dan perbengkelan,” katanya. (*)